Sistem Penunjang Keputusan Pemberian Bonus Karyawan Pada Global Bangunan Pekanbaru Menggunakan Metode Topsis (Technique For Order Of Preference By Similarity To Ideal Solution)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Lancang Kuning
DOI
Abstract
Global Bangunan Pekanbaru adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang penjualan bahan bangunan yang ada di kota pekanbaru, perusahaan ini merupakan distributor global dari jenis bahan bangunan dengan berbagai merk yang ada di Indonesia, dengan semakin maju nya Global Bangunan merupakan hasil kerja keras dari pekerja atau karyawan di perusahaan tersebut. Perkembangan informasi yang pesat, ketersediaan modal, dan bahan-bahan yang memadai dalam organisasi tidak akan bisa mencapai tujuan perusahaan tanpa didukung oleh sumber daya manusia yang potensial. Oleh karena itu pada dasarnya kelangsungan hidup perusahaan tergantung pada Sumber Daya Manusia (SDM) yang bekerja dalam perusahaan tersebut. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut berbagai cara dilakukan oleh perusahaan, salah satu cara yang dilakukan yaitu dengan meningkatkan SDM. Pada Global Bangunan Pekanbaru pengolahan data karyawan dan data keuangan sudah dilakukan secara terkomputerisasi. Akan tetapi, proses penilaian terhadap kinerja karyawan masih dilakukan secara manual. Banyaknya faktor yang harus dipertimbangkan menyebabkan hasil keputusan yang diperoleh cenderung tidak objektif dan berdampak pada efektifitas kinerja pada perusahaan. Masalah yang terjadi umumnya adalah pekerjaan utama dan pekerjaan yang dilakukan sering tidak seimbang dengan bonus yang mereka terima sehingga sering terjadi kesamaan dan ketimbangan dalam pemeberian bonus. Peralatan utama TOPSIS merupakan sebuah hirarki fungsional dengan input utamanya persepsi manusia. Keberadaan hirarki memungkinkan dipecahnya masalah kompleks atau tidak terstruktur dalam sub – sub masalah, lalu menyusunnya menjadi suatu bentuk hierarki. Salah satu keunggulan TOPSIS adalah konsep yang sederhana dan mudah dipahami, kesedarhanaan ini dilihat dari alur proses metode TOPSIS yang tidak begitu rumit. Karena menggunakan indikator kriteria dan variabel alternatif sebagai pembantu untuk menentukan keputusan. Jadi dengan diterapkan aplikasi dan metode TOPSIS ini dapat mempermudah penilaian terbobot sehingga bonus karyawan yang diberikan sesuai dengan hasil dari pekerjaan dan kriteria yang sudah ditentukan perusahaan.
