Repository Unilak

Repository Unilak

Welcome To Repository Universitas Lancang Kuning

Photo by @inspiredimages

Communities in DSpace

Select a community to browse its collections.

Now showing 1 - 1 of 1

Recent Submissions

  • Item type:Item,
    Interaksi Pemberian Kompos Sampah Pasar Dan Pupuk Organik Cair Paitan Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Kacang Panjang (Vigna unguiculata L)
    (Universitas Lancang Kuning, 2024)
    Situmorang, Yusup
    Kacang Panjang merupakan salah satu jenis sayuran yang ada di Indonesia. Kacang Panjang salah satu sayuran yang populer di kalangan masyarakat Indonesia, dan juga sayuran yang sering dijadikan sayuran budidaya oleh sebagian besar para petani yang ada di Indonesia. Berdasarkan data yang didapatkan dari Badan Pusat Statistik Republik Indonesia, produktivitas kacang Panjang di Provinsi Riau mengalami produksi yang naik turun dari tahun 2018 hingga tahun 2021. Pada umumnya, Riau didominasi jenis tanah PMK (Podzolik Merah Kuning) merupakan jenis tanah yang kandungan unsur haranya rendah. Untuk itu diperlukan berbagai upaya agar tanaman dapat tumbuh dengan baik pada tanah Podsolik Merah Kuning salah satu upaya dengan cara memberikan pupuk organik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dan interaksi terbaik pemberian dosis kompos sampah pasar dan pupuk organik cair paitan terhadap pertumbuhan dan produksi kacang panjang (Vigna unguiculuta L.). Penelitian ini dilakukan secara eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial, yang terdiri dari dua faktor yaitu faktor K, Kompos Sampah Pasar terdiri dari 3 taraf dan P, POC (Paitan) terdiri dari 3 taraf, masing-masing terdiri dari 3 ulangan, jumlah satuan percobaan sebanyak 27 plot, setiap plot terdiri dari 4 tanaman dan 2 tanaman sebagai sampel, sehingga keseluruhan tanaman adalah 27 x 4 = 108 tanaman. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan yaitu pengaruh pemberian kompos sampah pasar dan pupuk organik cair paitan dapat disimpulkan bahwa interaksi kompos sampah pasar dan pupuk organik cair paitan berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter pengamatan yaitu diameter batang, panjang daun, umur berbunga, jumlah polong pertanaman, berat polong pertanaman dan panjang polong. Dengan perlakuan terbaik yaitu K2P2 ( Kompos sampah pasar 2 kg/plot dan pupuk organik cair paitan 400 ml/l).
  • Item type:Item,
    Faktor Sosial Ekonomi Yang Mempengaruhi Keputusan Petani Dalam Mengadopsi Pengendalian Hama Terpadu Pada Usahatani Padi Sawah Di Desa Pulau Sarak Dan Desa Simpang Kubu Kecamatan Kampar
    (Universitas Lancang Kuning, 2025)
    Frahmana, Tomika Febimas
    Tujuan penelitian adalah (1) Untuk mengetahui karakteristik petani padi yang mengadopsi PHT dan Non PHT di Desa Pulau Sarak dan Desa Simpang Kubu Kecamatan Kampar Kabupaten Kampar (2) Untuk menganalisis faktorfaktor yang mempengaruhi keputusan petani dalam mengadopsi usahatani padi PHT dan Non PHT di Desa Pulau Sarak dan Desa Simpang Kubu Kecamatan Kampar Kabupaten Kampar. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Data primer adalah data yang diambil dari wawancara langsung dengan responden dari lapangan menggunakan daftar pertanyaan kuisoner, sedangkan data sekunder diperoleh dari Instansi Pemerintah dan Lembaga-Lembaga yang terkait dalam penelitian ini. Metode penelitian ini menggunakan metode stratified random sampling. Stratifikasi berdasarkan petani yang menerapkan usahatani padi dengan metode PHT dan Non PHT. Pengambilan Sampel menggunakan rumus Slovin, didapat sampel sebanyak 69 responden (sampel PHT 33 responden dan sampel Non PHT 36). Hasil penelitian ini ada 2 jenis petani padi yaitu petani yang malakukan adopsi PHT dan Petani Non PHT , pada 2 desa yang dilakukan penelitian yaitu Desa Pulau Sarak Kecamatan Kampar Dan Desa Simpang Kubu Kecamatan Kampar Yang mana Petani yang mengadopsi PHT berjumlah 33 jiwa dengan persentase 48% sedangkan petani yang tidak melakukan adopsi pengendalian hama terpadu berjumalah 36 jiwa dengan persentase 52%. Hasil analisis regresi logistik menunjukan bahwa masing-masing variabel mempunyai pengaruh parsial yang signifikan terhadap Y di dalam model. X1 –X6 yaitu Umur, tingkat pendidikan, pengalaman berusaha tani, luas lahan garapan, jumlah tanggungan keluarga dan pendapatan bersih dalam berusaha tani mempunyai nilai Sig Wald lebih besar dari 0,05 sehingga menerima H0 atau yang berarti X1- X6 tidak memberi pengaruh persial yang signifikan terhadap Tingkat Keputusan Petani Dalam Adopsi Pengendalian Hama Terpadu.
  • Item type:Item,
    Respon Pertumbuhan Bibit Durian (Durio Zibethinus L) Akibat Pemberian Kompos Daun Kering Dan Pupuk Organik Cair Top G2
    (Universitas Lancang Kuning, 2025)
    Laia, Roni Griono
    Durian (Durio zibethinus Murr.) merupakan tanaman buah tropis eksotik yang mempunyai rasa dan aroma yang unik. Buah durian disebut juga the king of fruit yang sangat digemari oleh berbagai kalangan masyarakat karena rasanya yang khas. Buah durian yang mempunyai nilai ekonomi cukup tinggi maka dari itu diperlukan peningkatkan kualitas dan pengembangan tanaman durian, maka perlu dilakukan pembudidayaan bibit durian secara generatif. Teknik perbanyakan vegetatif yang selama ini dilakukan oleh petani masih kurang efisien baik dalam hal waktu maupun teknis pelaksanaannya, sehingga kemampuan penyediaan bibit durian unggul masih terbatas dan harganya pun relatif tinggi. Salah satu teknik yang dapat dilakukan mengunakan pupuk kompos dan pupuk organik cair TOP G2 sekaligus juga berfungsi merehabilitasi, meningkatkan dan mempertahankan kesuburan tanah yang diolah, sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan dan kualitas tanaman secara signifikan. Peneilitian ini telah diilaksanakan di kebun peircobaan Fakultas Peirtaniian Univeirsitas, selama 3 bulan (Agustus – Oktober 2024). Penelitian ini diilakukan seicara eiksperimein dengan meinggunakan Rancangan Acak Leingkap (RAL) faktorial, yang teirdiri dari dua faktor yaiitu K (kompos daun keiriing) teirdiirii darii 3 taraf, dan faktor T (pupuk organiik caiir TOP G2). Teirdiirii darii 3 taraf, dan masingmasing ada 3 ulangan, jumlah satuan peircobaan seibanyak 27 plot, seitiiap plot teirdiri darii 4 tanaman dan 1 tanaman sebagai sampel, seihiingga keiseiluruhan tanaman adalah 27 x 4 = 108 tanaman. Hasil analisis sidik ragam menunjukkan bahwa pengaruh pemberian kompos daun kering dan POC TOP G2 berpengaruh nyata terhadap parameter pengamatan,panjang daun, lebar daun dan diameter batang namun bepengaruh tidak nyat dengan pengamatan tinggi tanaman dan jumlah daun. Hasil terbaik terdapat pada perlakuan K2T2 dan K1T2. Rekomendasi dosis kompos daun kering dan konsentrasi POC TOP G2 lebih tinggi dari Pemberian kompos daun kering 2 kg/tanaman dan pemberian POC TOP G2 10 cc/l tanaman terhadap pertubuhan bibit Durian lebih maksimal.
  • Item type:Item,
    Pengaruh Pemberian Pupuk Kompos Azolla Microphylla Dan Pupuk Silika Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens L)
    (Universitas Lancang Kuning, 2024)
    Pratama, Rizki Abdi
    Cabai rawit (Capsicum frutescens L.) merupakan salah satu komoditas hortikultura penting di Indonesia yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan permintaan pasar yang stabil. Namun, produktivitasnya masih rendah akibat penerapan teknik budidaya yang kurang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk kompos Azolla microphylla dan pupuk silika terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens L.). Penelitian dilaksanakan di BTN Bunut Blok B No 119, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, pada periode Juni hingga Agustus 2024. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor yaitu pemberian pupuk kompos Azolla microphylla (A) yang terdiri dari 3 taraf (A0 = kontrol, A1 = 125 g/tanaman, A2 = 250 g/tanaman) dan pemberian pupuk silika (S) yang terdiri dari 4 taraf (S0 = kontrol, S1 = 2,50 ml, S2 = 5,00 ml, S3 = 7,50 ml), dengan 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara pupuk Azolla dan silika berpengaruh nyata terhadap beberapa parameter pertumbuhan, seperti umur berbunga dan umur panen, namun tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan diameter batang. Kombinasi pupuk Azolla 125 g/tanaman dengan pupuk silika 2,50 ml (A1S1) memberikan hasil terbaik dengan meningkatkan tinggi tanaman, diameter batang, dan mempercepat umur berbunga serta umur panen. Penurunan dosis pupuk Azolla lebih tinggi (250 g/tanaman) dan dosis silika yang lebih tinggi menunjukkan efek negatif terhadap beberapa parameter pertumbuhan dan produksi. Penelitian ini memberikan informasi penting mengenai dosis optimal pupuk Azolla dan silika yang dapat digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman cabai rawit.
  • Item type:Item,
    Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Padi Sawah Di Desa Pinang Sebatang Kecamatan Tualang Kabupaten Siak
    (Universitas Lancang Kuning, 2025)
    M, Petrus Sardion
    Tanaman padi (Oryza sativa L.) merupakan tanaman pangan yang sangat penting karena telah menjadi sumber makanan pokok utama dari setengah penduduk dunia. Menurut Badan Pusat Statistik Nasional pada tahun (2021), melaporkan bahwa Provinsi Riau menyumbangkan produksi padi nasional 223,399 ribu ton atau 0,40% dari hasil produksi nasional. Jika dibandingkan pada tahun 2020 hasil produksi padi pada tahun 2021 mengalami penurunan sebesar 10.286 ton terhadap produksi padi nasional. Hal ini terjadi dikarenakan luas panen padi di Provinsi Riau mengalami penurunan sebesar 9,196 Ha. Pada tahun 2021 Kabupaten Siak menyumbangkan produksi padi sebesar 30.811,83 ton untuk Provinsi Riau. Jika dilihat berdasarkan produktivitasnya, maka Kabupaten Rokan Hilir menjadi kabupaten dengan produktivitas tertinggi yaitu sebesar 50,47 Ku/ha. Sedangkan Kabupaten Siak termasuk salah satu kabupaten dengan produktivitas tertinggi kedua yaitu sebesar 42,69 Ku/ha. Berdasarkan data tersebut Kabupaten Siak masih tergolong rendah untuk produksi padi itu dikarenakan adanya beberapa sentra padi yang gagal tanam akibat musim kering. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh dan mengetahui faktor yang paling dominan yang mempengaruhi hasil produksi padi sawah di Desa Pinang Sebatang Kecamatan Tualang Kabupaten Siak. Penelitian dilakukan di Desa Pinang sebatang pada bulan Juni sampai dengan Agustus 2024. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik sampel acak sederhana (Simple Random Sampling) dengan menggunakan rumus slovin. Populasi dalam penelitian ini adalah 75 orang dan Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu berjumlah 43 orang. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan analisis deskriptif dan jenis data yang digunakan data primer dan sekunder. Alat analisis yang digunakan analisis regresi linear berganda dengan model analisis fungsi produksi Cobb-Douglas untuk mengetahui pengaruh masing-masing faktor produksi terhadap hasil produksi yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas lahan, benih, dan herbisida secara bersama-sama (simultan) berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil produksi padi sawah. Luas lahan dengan nilai t-hitung = 4.024 > 1,301, Pupuk Kcl nilai t-hitung = 2,159 > 1,301, dan Herbisida Nilai t-hitung = 1,754 < 1,301. Sedangkan benih, insektisida, dan tenaga kerja tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap jumlah produksi padi sawah. dan faktor yang paling dominan mempengaruhi faktor produksi padi sawah di Desa Pinang Sebatang adalah faktor produksi luas lahan, dengan rata-rata padi sawah di Desa Pinang Sebatang adalah 0.30 Ha, dan rata-rata hasil produksi mencapai 0,56 ton.