Communities in DSpace
Select a community to browse its collections.
Recent Submissions
Item type:Item, Pengaruh Pemanfaatan Limbah Kawat Bendrat Terhadap Kuat Tekan Dan Kuat Tarik Belah Self Compacting Concrete(Universitas Lancang Kuning, 2025)Armeiyandra, Yocha DwiSelf-compacting concrete merupakan beton yang mengandalkan beratnya sendiri untuk memadat tanpa menggunakan vibrator. Self-compacting concrete memiliki kelemahan terhadap kekuatan lentur dan tarik, untuk meningkatkan kemampuan pada self-compacting concrete dengan menambahkan serat. Limbah kawat bendrat merupakan sisa potongan kawat bendrat pada pembangunan konstruksi yang sudah tidak digunakan. Seiring dengan meningkatnya jumlah pembangunan, limbah terus bertambah dan memerlukan solusi pengelolaan limbah. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh pemanfaatan limbah kawat bendrat terhadap kuat tekan dan kuat tarik belah self-compacting concrete. Metode penelitian menggunakan studi eksperimental di laboratorium berdasarkan SNI 1974:2011 pada kuat tekan dan berdasarkan SNI 2491:2014 pada kuat tarik belah. Rancangan benda uji dengan perbandingan agregat halus (37,7%), Batu 1-2 (49,47%), dan medium (12,8%). Variasi limbah kawat bendrat yaitu 0%, 1,5%, 1,75%, dan 2% terhadap berat semen dengan panjang serat 30mm. Benda uji berbentuk silinder dengan ukuran 300mm×150mm. Pengujian kuat tekan dan kuat tarik belah dilakukan pada umur 28 hari dengan perawatan perendaman. Kuat tekan rata-rata nilai optimum yaitu 42,84 MPa ada variasi serat 1,75%. Nilai kuat tekan rata-rata menurun pada variasi 2% sebesar 35,22 MPa. Kuat tarik belah rata-rata nilai optimum pada variasi 1,75% sebesar 4,76 MPa. Kuat tarik belah rata-rata menurun pada variasi 2% sebesar 4,27 MPa. Kesimpulan dari penelitian adalah variasi serat limbah kawat bendrat berpengaruh terhadap nilai kuat tekan dan kuat tarik belah self-compacting concrete berdasarkan nilai analysis of variance dimana nilai Fhitung > Ftabel. Penelitian selanjutnya direkomendasikan meneliti variasi ukuran panjang serat kawat bendrat.Item type:Item, Pengaruh Kinerja Mekanik Self Compacting Concrete Dengan Pemanfaatan Limbah Serat Baja(Universitas Lancang Kuning, 2025)Sibagariang, Sintha Sri FebyolaSelf-compacting concrete (SCC) merupakan teknologi beton yang memiliki sifat kecairan (fluidity) yang tinggi namun memiliki kelemahan terhadap kekuatan lentur dan tarik. Untuk dapat meningkatkan kemampuan pada self-compacting concrete dan pengembangan beton ramah lingkungan dilakukan dengan menambahkan limbah serat baja. Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan limbah serat baja terhadap kinerja mekanik yaitu kuat tekan dan kuat tarik belah pada self-compacting concrete. Metode penelitian menggunakan studi eksperimental di Laboratorium berdasarkan SNI 03-6825-2002 untuk kuat tekan dan SNI 03-6825-2002 dan SNI 2491:2014 untuk kuat tarik belah self-compacting concrete. Limbah serat baja yang digunakan adalah hasil limbah bubut yang dibersihkan, dipotong, dan dicampurkan ke dalam beton dengan variasi 0%, 1.5%, 1.75%, dan 2% dari berat semen. Sampel penelitian berbentuk silinder dengan diameter 150 mm dan tinggi 300 mm dan dilakukan pengujian pada umur 28 hari. Hasil pengujian kuat tekan dan kuat tarik belah menunjukkan peningkatan kekuatan hingga pada variasi 1,75% dibanding SCC tanpa serat, dengan nilai kuat tekan sebesar 43,44 MPa dan nilai kuat tarik belah sebesar 4,58 MPa. Namun nilai kekuatan tekan dan kuat tarik belah mengalami penurunan pada variasi 2%. Hasil perhitungan analysis of variance (ANOVA) diperoleh Fhitung > Ftabel yaitu 3,928 >2,95 pada kuat tekan dan Fhitung > Ftabel yaitu > 3,334 > 2,95, pada kuat tarik belah. Kesimpulan dari penelitian adalah variasi persentase limbah serat baja berpengaruh terhadap nilai kuat tekan dan kuat tarik belah self-compacting concrete.Item type:Item, Analisis Produktivitas Dan Optimalisasi Penggunaan Alat Berat Pada Pekerjaan Galian Dan Timbunan Wellpad P_Peta24_Inj01 Wilayah Kerja Duri Central Pt. Pertamina Hulu Rokan(Universitas Lancang Kuning, 2025)Serwedi, SerwediPT. Pertamina Hulu Rokan mempunyai pekerjaan untuk galian dan penimbunan tanah untuk pembuatan wellpad baru dengan volume 41.214,50 m2 dengan waktu penyelesaian 50 hari kerja dengan nilai kontrak Rp. 9,576,687,067.90 yang dikerjakan oleh kontraktor Konsorsium PT. Manora Prima Sejati & PT. Russindo Rekayasa Pranata (KMR), jarak dari Borrow pit ke lokasi proyek sejauh 19,8 km. Pekerjaan penimbunan proyek ini membutuhkan alat berat untuk melakukan kegiatan pekerjaan galian dan timbunan tersebut. Jumlah existing alat berat yang digunakan oleh Konsorsium PT. Manora Prima Sejati & PT. Russindo Rekayasa Pranata (KMR) 1 excavator, 1 bulldozer, 2 compactor, dan 30 dump truck dengan jumlah hari pekerjaan 60 hari kerja dengan biaya operasional alat berat sejumlah Rp. 3.765.400.000 (Tiga miliar tujuh ratus enam puluh lima juta empat ratus ribu rupiah). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis produktivitas dan Optimalisasi alat berat pada pekerjaan galian dan timbunan pada proyek pembuatan wellpad tersebut. Metode yang digunakan adalah observasi lapangan dan pengambilan data lapangan secara langsung. Hasil penelitian yang dilakukan menujukkan adanya penambahan jumlah alat berat yang digunakan yaitu 3 excavator, 1 bulldozer, 2 compactor, dan 40 dump truck, Sehingga waktu yang dibutuhkan dalam penyelesaian pekerjaan galian timbunan tersebut dapat tercapai selesai pada tanggal 28 Februari 2025 atau durasi pekerjaa 50 hari kerja dengan biaya operasional alat berat sejumlah Rp. 3.680.000.000 (Tiga miliar enam ratus delapan puluh juta rupiah). setelah ketinggalan progress minus 13,00% dari target awal. Hal ini menunjukkan bahwa perencanaan dan penyesuaian jumlah alat berat yang tepat dapat meningkatkan efisiensi waktu dan biaya dalam pelaksanaan proyek konstruksi.Item type:Item, Perencanaan Pemanfaatan Gedung Parkir Sebagai Upaya Mengatasi Kemacetan Akibat Parkir Di Badan Jalan Pada Ruas Jalan Jendral Sudirman, Duri – Riau(Universitas Lancang Kuning, 2025)Saputra, RezaKemacetan yang terjadi di Jalan Jendral Sudirman, Duri – Riau disebabkan salah satunya oleh aktivitas parkir di badan jalan. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan pemanfaatan gedung parkir dua lantai sebagai langkah solusi dalam mengatasi kemacetan lalu lintas di area tersebut. Evaluasi kinerja lalu lintas eksisting menunjukkan bahwa hari Minggu mengalami derajat kejenuhan yang tinggi, yakni 0,87 (arah Utara–Selatan) dan 0,85 (arah Selatan–Utara), yang dapat di kategorikan tingkat pelayanan (LOS) E. Simulasi menggunakan PTV Vissim divalidasi dengan metode GEH, dan nilai berada di bawah 5, yang menandakan hasil simulasi cukup valid. Perbandingan kondisi dengan dan tanpa parkir menunjukkan penurunan derajat kejenuhan dari 0,87 menjadi 0,43, dapat disimpulkan bahwa parkir di badan jalan memperburuk kinerja lalu lintas. Analisis kebutuhan ruang parkir yang dilakukan menghasilkan kebutuhan 32,32 SRP untuk kendaraan roda empat dan 126,87 SRP untuk roda dua, sedangkan kapasitas gedung parkir yang direncanakan mencukupi dengan total 36 SRP dan 160 SRP. Hasil perencanaan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan gedung parkir dapat secara signifikan mengurangi gangguan lalu lintas serta meningkatkan kinerja jalan di kawasan studi.Item type:Item, Analisis Kinerja Motor Induksiterhadap Perubahan Beban Akibat Bukaan Control Valve Pompa Sentrifugal(Universitas Lancang Kuning, 2025)Aulia, RahmatMotor induksi tiga Phasa yang digunakan untuk menggerakkan pompa sentrifugal pada sistem industri di PT. Pertamina Hulu Rokan. Yang terhubung dengan control valve,Variasi bukaan valve sebesar 25%, 50%, 75%, dan 100% menyebabkan perubahan beban yang mempengaruhi parameter kinerja motor seperti daya input/output, torka, slip, dan efisiensi. Metode penelitian yang digunakan bersifat eksperimental berdasarkan data aktual dari sistem monitoring. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa efisiensi motor cenderung menurun seiring bertambahnya bukaan valve, dari 91,1% pada bukaan 25% menjadi 83,9% pada bukaan 100%. Peningkatan beban juga menyebabkan naiknya rugi-rugi tembaga stator dan rotor, slip motor, serta kebutuhan torka beban dan torka induksi. Perhitungan dilakukan secara manual dan divalidasi menggunakan Matlab Simulink untuk memperkuat hasil analisis.Kesimpulan dari tugas akhir ini menyatakan bahwa pengaturan bukaan control valve sangat mempengaruhi performa motor induksi. Oleh karena itu, pengendalian beban secara optimal menjadi penting untuk menjaga efisiensi dan keandalan sistem secara keseluruhan.

