Nilai Ekonomi Ekosistem Hutan Mangrove Di Kelurahan Batu Panjang Kecamatan Rupat Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Lancang Kuning

DOI

Abstract

Saat ini, masalah dalam pengelolaan hutan mangrove adalah kurangnya pemahaman masyarakat tentang pentingnya ekosistem mangrove, khususnya dari segi ekonomi. Salah satu upaya tersebut adalah dengan melakukan kuantifikasi jasa lingkungan yang disediakan oleh ekosistem mangrove, yang biasa disebut dengan manfaat nilai ekonomi. Manfaat nilai ekonomi ialah pendekatan yang dipakai untuk menilai secara rill harga dari barang dan jasa yang dihasilkan oleh sumber daya alam. Nilai Ekonomi Total (NET) sumber daya alam dan lingkungan pada ekosistem mangrove merupakan salah satu tujuan penilaian ekonomi. Nilai ekonomi total terdiri dari nilai manfaat langsung, nilai manfaat tidak langsung, nilai pilihan dan nilai keberadaanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manfaat langsung dan tidak langsung ekosistem hutan mangrove yang ada di Kelurahan Batu Panjang, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau serta menganalisis nilai ekonomi ekosistem hutan mangrove di Kelurahan Batu Panjang, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau. Penelitian ini dilakukan dengan metode observasi kelapangan, melakuka wawancara dengan nelayan dan masyarakat sekitar Kelurahan Batu Panjang, pengisian kuesioner dan melakukan pengolahan data untuk mengetahui nilai manfaat langsung, manfaat tidak langsung, manfaat keberadaan, serta manfaat pilihan dari ekosistem hutan mangrove di Kelurahan Batu Panjang, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau. Jumlah responden yang digunakan dalam penelitian ini adalah 31 responden untuk nilai manfaat langsung dan 43 responden untuk manfaat tidak langsung dan manfaat keberadaan. Kelurahan Batu Panjang ini memiliki potensi sumber daya alam yang sangat melimpah terutama pada sektor perikanan. Dari hasil penelitian di lapangan diketahui bahwa nilai manfaat ekonomi total yang dihasilkan dari adanya ekosistem mangrove yaitu sebesar Rp.6.391.676.000/tahun, yang terdiri dari nilai manfaat langsung yaitu hasil tangkapan ikan, udang dan kepiting sebesar Rp.748.110.000/tahun, nilai manfaat tidak langsung yaitu nilai pencegah abrasi dan intrusi air laut sebesar Rp.5.628.880.000/tahun, nilai manfaat Pilihan yaitu nilai keanekaragaman hayati (biodiversitas) sebesar Rp. 1.141.818/tahun dan nilai manfaat Keberadaan yaitu kesediaan individu untuk membayar pelestarian hutan mangrove berdasarkan konsep Willingnes To Pay (WTP) sebesar Rp. 13.544.182/tahun

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By