Persepsi Dan Partisipasi Peternak Lebah Madu Di Desa Koto Ringin Kecamatan Mempura Kabupaten Siak Terhadap Pengendalian Kebakaran Hutan Dan Lahan

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Lancang Kuning

DOI

Abstract

Kebakaran hutan dan lahan dipandang sebagai salah satu fenomena deforestasi terbesar di Indonesia. Riau merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang tidak terlepas dari masalah karhutla. Pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan adalah semua usaha, tindakan dan kegiatan yang dilakukan untuk mencegah atau mengurangi kemungkinan-kemungkinan terjadinya kebakaran hutan. Akan tetapi sampai saat ini belum teridentifikasi partisipasi masyarakat dalam pengendalian kebakaran hutan dan lahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur persepsi dan partisipasi Peternak Lebah Madu di Desa Koto Ringin serta menganalisis pengaruh persepsi dan partisipasi mereka dalam pengendalian kebakaran hutan dan lahan di Desa Koto Ringin Kecamatan Mempura Kabupaten Siak. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Koto Ringin Kecamatan Mempura Kabupaten Siak. Pengukuran persepsi dan partisipasi responden dilakukan dengan menggunakan instrumen berupa kuisioner yang mengacu pada skala likert. Instrument penelitian diuji validitas dan reliabilitasnya dengan menggunakan rumus” korelasi product moment”, sedangkan uji reliabilitas dilakukan dengan analisis “Cronbach Alpha”. Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk menggambarkan tingkat persepsi dan partisipasi, dan analisis regresi linier sederhana non parametrik digunakan untuk mengetahui pengaruh persepsi terhadap partisipasi. Dari hasil uji validitas dan reliabilitas diketahui persepsi peternak lebah madu di Desa Koto Ringin di dominasi oleh persepsi yang sangat tinggi sebanyak 12 responden (80%) dan tinggi sebanyak 3 responden (20%) dimana artinya persepsi peternak lebah madu terhadap pengendalian kebakaran hutan dan lahan dinilai positif. Tingkat partisipasi masyarakat tergolong ke sangat tinggi 13 responden, tinggi 2 responden, dengan persentase tertinggi yaitu 86,67%. Jika dibandingkan dengan tingkat persepsi kategori sangat tinggi lebih banyak, artinya responden memiliki persepsi yang sangat baik tentang pengendalian karhutla dan memiliki minat dalam berpartisipasi untuk bersama menjaga hutan dari karhutla. Berdasarkan output hasil uji regresi linear sederhana diketahui nilai signifikansi (Sig.) sebesar 0,048 lebih kecil dari < probabilitas 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, yang mengandung arti bahwa ada pengaruh persepsi peternak lebah madu terhadap partisipasi dalam kegiatan pengendalian kebakaran hutan dan lahan di Desa Koto Ringin. Kemudian apabila dilihat dengan membandingkan nilai Thitung dengan Ttabel Dimana berdasarkan output diatas diketahui nilai t hitung sebesar 2.180 lebih besar dari > t tabel 2.160 sehingga dapat disumpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Bila dilihat dari output tabel model summary diketahui nilai R Square sebesar 0,268. Nilai ini mengandung arti bahwa pengaruh persepsi peternak lebah madu terhadap partisipasi adalah sebesar 26,8% sedangkan 73,2 % dipengaruhi oleh variabel atau faktor-faktor lainnya.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By