Studi Komparasi Variasi Penambahan Limbah Abu Ampas Tebu Terhadap Kuat Tekan Mortar Geopolymer
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Lancang Kuning
DOI
Abstract
Mortar geopolimer merupakan inovasi mortar dengan menggunakan limbah fly ash sebagai alternatif pengganti semen. Limbah abu ampas tebu yang dapat dipergunakan sebagai bahan tambah pada mortar serat geopolimer untuk meningkatkan sifat mekanis mortar geopolimer. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis nilai setting time dan kuat tekan mortar geopolimer dengan penambahan abu ampas tebu. Metode penelitian menggunakan studi eksperimental di laboratorium berdasarkan SNI 03-6825-2002 dan SNI 4431:2011. Rancangan benda uji dengan perbandingan agregat (65%) : binder (35%), fly ash (62%) : alkali (38%), molaritas aktivator 12 M menggunakan Na2SiO3 dan KOH dengan perbandingan SS/SH 2:1. Variasi penambahan abu ampas tebu yang digunakan veriasi 0% 3%, 6% dan 9% terhadap berat fly ash. Benda uji kuat tekan mortar berbentuk kubus dengan dimensi 50 × 50 × 50 mm. Pengujian kuat tekan digunakan pada umur 28 hari dengan perawatan suhu ruang. Hasil penelitian diperoleh nilai kuat tekan rata-rata tertinggi sebesar 125,01 kg/cm² pada variasi penambahan 9% dan kuat tekan rata-rata terendah sebesar 100,61 kg/cm² pada variasi penambahan 0% abu ampas tebu. Terjadi penikatan nilai kuat tekan sebesar 1,35% terhadap nilai kuat tekan rata-rata tanpa penambahan abu ampas tebu. Kesimpulan dari penelitian adalah seluruh variasi masih memenuhi persyaratan mortar geopolimer dengan nilai kuat tekan rata-rata di atas 5,25 kg/cm². Nilai kuat tekan rata-rata pada benda uji dengan penambahan 0%, 3%, 6% dan 9% abu ampas tebu berada pada mortar dengan tipe S dimana mortar tipe S memiliki kuat tekan minimum mortar tipe S adalah sebesar 52,4 kg/cm². Mortar tipe S merupakan mortar yang memiliki kuat tekan sedang, umumnya diaplikasikan pada pasangan terbuka diatas tanah.
