Analisis Kinerja Motor Treatment Pump Terhadap Perubahan Vibration
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Lancang Kuning
DOI
Abstract
Perhitungan dan analisa kinerja motor induksi dilakukan dengan tiga variasi tekanan yang berbeda yaitu 80 psi, 100 psi, dan 120 psi sebagai perbandingan nilai vibrasi dan kinerja motor. Motor induksi tiga phasa treatment pump E dengan
tekanan 80 psi beroperasi dengan daya input sebesar 154.307,578 Watt, daya output yang dihasilkan sebesar 136.971,564 Watt, dengan efisiensi yang dihasilkan berdasarkan daya masuk dan daya keluaran motor induksi sebesar
88,765%. Tekanan 100 psi beroperasi dengan daya input sebesar 170.225,030 Watt, daya output yang dihasilkan sebesar 151.554,773 Watt, dengan efisiensi yang dihasilkan berdasarkan daya masuk dan daya keluaran motor induksi sebesar 89,032%. Dan tekanan 120 psi beroperasi dengan daya input sebesar 182.725,098 Watt, daya output yang dihasilkan sebesar 162.108,294 Watt, dengan efisiensi yang dihasilkan berdasarkan daya masuk dan daya keluaran motor induksi sebesar 88,717 %. Pada saat tekanan pompa 80 psi, kondisi vibrasi masih dalam zona B (hijau) tingkatan keseluruhan vibrasi menunjukkan tren yang stabil pada tingkat rendah dan tidak ditemukan peningkatan yang signifikan pada pompa. Begitu juga dengan tekanan pompa yang 100 psi, vibrasi masih didalam zona hijau yang menunjukkan tren yang stabil pada tingkat rendah dan tidak ditemukan peningkatan yang signifikan pada pompa. Tetapi pada tekanan pompa mencapai 120 psi, peak dominan non synchronous frequency bearing serta harmonic pada spektrum motor dengan nilai peakvue sudah pada batas bawah danger dengan nilai 3 g’s (tingkat getaran atau kecepatan puncak sebesar tiga kali percepatan gravitasi) dan sudah berada di zona merah. Hal ini mengindikasi kan bearing sudah mengalami kerusakan. (Batas bawah danger adalah 3 g’s) sesuai dengan standar ISO 10816-3.
