Interaksi Pemberian Pupuk Solid Kelapa Sawit Dan Bio Boost Terhadap Pertumbuhan Bibit Tanaman Rosela (Hibiscus Sabdarifa L)
Tanaman rosela (Hibiscus sabdarif a) merupakan tanaman herba yangmemiliki keunggulan baik dari segi estetika maupun manfaat. Biasanya digunakan sebagai bahan obat, pewarna dan seduhan minuman, bagian yang digunakanbiasanya adalah bunganya. Sentra rosela berada di jawa timur dan jawa tengahseperti kediri, blitar, dan sekitarnya. Untuk di Riau permasalahan dalammembudidayakan rosela terdapat pada kondisi tanahnya. Tanah di Riau umumnya merupakan tanah Podsolik Merah Kuning (PMK) yang rendah akan kandunganharanya. Bahan ameliorasi yang digunakan adalah solid kelapa sawit danditambah pupuk organik cair Bio Boost. Tujuan dari penelitian ini adalah untukmengetahui pengaruh interaksi dan mendapatkan dosis terbaik solid kelapa sawit dan konsentrasi Bio Boost terbaik terhadap pertumbuhan tanaman rosela. Penelitian ini dilaksanakan secara eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial, yang terdiri dari dua faktor yaituA(Solid Kelapa Sawit) yang terdiri dari 3 taraf, dan faktor B (pupuk Bio Boost) yang terdiri dari 3 taraf, dan masing-masing terdapat 3 ulangan, 27 plot, setiapplot terdiri dari 3 tanaman dan 2 tanaman sebagai sampel, sehingga total tanamanadalah 81 tanaman. Data hasil pengamatan dianalisa secara statistic, apabila F hitung lebih besar sama dengan F tabel 5% maka dilanjutkan uji DuncanNewMultiple Range Test ( DNMRT) pada taraf 5%. Dapat disimpulkan bahwapemberian solid dan Bio Boost berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter pengamatan yaitu tinggi tanaman, jumlah cabang, akar lateral, diameter batang. Perlakuan terbaik terdapat pada perlakuan A2B2 yaitu pemberian solid150g/polybag dan Bio Boost 30 ml/l air.
