Pelaksanaan Program Kampung Iklim (Proklim) Oleh Dinas Lingkungan Hidup Dan Kebersihan Dikota Pekanbaru

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Lancang Kuning

DOI

Abstract

Penelitian ini berkaitan langsung dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan yang dimana peneliti ingin mengetahui upaya yang dilakukan DLHK dalam pelaksanaan keberlanjutan kebijakan Program Kampung Iklim (ProKlim). Penelitian ini dilakukan karena penulis telah melihat fenomena yang terjadi secara nyata di lingkungan desa maupun kelurahan, yang diakibatkan dari ketidak merataan jangkauan sosialisasi DLHK dalam memberikan edukasi bahwa program yang dibuat Kementrian Lingkungan Hidup baik digunakan disaat perubahan ilklim terjadi sehingga masyarakat mempunyai ketahanan iklim. dan juga ingin mengetahui hal apa yang menjadikan penghambat DLHK dalam menanggani fenomena yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan DLHK dalam menanggani fenomena tersebut. Teori yang digunakan adalah teori Mazmanian dan Sebatier, 2014:68 menjelaskan bahwa pelaksanaan adalah pelaksanaan keputusan kebijakan dasar, biasanya dalam bentuk undang-undang, namun dapat pula berbentuk perintah atau keputusan badan eksekutif yang penting ataupun keputusan peradilan. Penelitian menggunakan metode kualitatif yang dimana peneliti akan melakukan pendekatan secara fenomenologis dan pengumpulan data dengan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi secara langsung. Hasil penelitian ini terdapat kekurangan dalam pelaksanaan DLHK dalam menangani keberlanjutan kebijakan ProKlim selain melakukan sosialisasi dan juga terdapat kurangnya kesadaran masyarakat akan lingkungan sekitar yang mereka tempati tetapi tidak menjadi hal yang dipermasalahkan didalam pelaksanaan, program Pemerintah telah melakukan sosialisasi mengenai pentingnya menjaga lingkungan tetapi tidak keseluruh desa atau kelurahan dan tidak melakukan pembinaan langsung kepada masyarakat di Kota Pekanbaru, dan juga masyarakat itu sendiri kurang memperdulikan lingkungan yang mereka tempati dikarenakan ada masyarakat yang bekerja yang tidak mempunyai waktu untuk ikut serta yang dimana jika mereka ikut dalam menjaga lingkungan mereka akan berdampak baik bagi mereka terutama bagi ketahanan pangan mereka.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By