Analisis Miskonsepsi Siswa Pada Materi Ekologi Menggunakan Four-Tier Diagnostic Test Di Sma Negeri 1 Bungaraya
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Lancang Kuning
DOI
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat miskonsepsi siswa pada materi Ekologi di SMA Negeri 1 Bungaraya. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan metode survey berupa pilihan ganda sebanyak 30 butir soal yang dilengkapi Diagnostic Four-Tier Test. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X yang berjumlah 150 orang dari lima kelas, dengan sampel 35 orang yang dipilih melalui teknik random sampling. Instrumen tes telah diuji validitas, reliabilitas, daya pembeda, dan tingkat kesukaran menggunakan software ANATES. Data dikumpulkan melalui pemberian tes diaknostik dan dianalisis dengan mengelompokkan jawaban ke dalam empat kategori: paham konsep, tidak paham konsep, miskonsepsi dan error berdasarkan hasil kebenaran jawaban. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 24,09% berada dalam kategori paham konsep, tidak paham konsep sebesar 19,21%, dan 1,30% mengalami error. Hasil miskonsepsi tentang materi Ekologi terjadi pada siswa dengan tingkat sedang yaitu sebesar 55,40%. Miskonsepsi tertinggi ditemukan pada indikator 8 yaitu menjelaskan pengaruh perubahan suhu lingkungan terhadap aktivitas makhluk
hidup dengan persentase sebesar 61,5%. Miskonsepsi terendah ditemukan pada indikator 10 yaitu menentukan konsep piramida energi dan pembagian pasangan organisme dengan persentase sebesar 40%.
