Evaluasi Kebutuhan Informasi Guru Dan Ketersediaan Koleksi: Studi Kasus Perpustakaan SMA Negeri 3 Siak Hulu
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Lancang Kuning
DOI
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk bahan evaluasi kebutuhan informasi guru dan ketersediaan koleksi di perpustakaan SMA Negeri 3 Siak Hulu. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner, observasi, dokumentasi, studi kepustakaan. Populasi dan sampel penelitian adalah guru SMA Negeri 3 Siak Hulu sebanyak 49 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan informasi guru terbagi menjadi empat kategori. Kebutuhan mutakhir (current need) menunjukkan bahwa guru memerlukan informasi yang relevan dan terkini, terutama dalam hal isi koleksi (79,59%), keilmuan (85,71%), pengarang (71,42%), penerbit (63,27%), dan edisi cetakan (71,43%). Sementara itu, kebutuhan sehari-hari (everyday need) lebih mengandalkan media cetak seperti koran dan majalah (53,25%). Kebutuhan mendalam (exhaustive need) menunjukkan tingginya minat guru terhadap pelatihan (81,63%), sertifikasi (81,63%), dan beasiswa (77,55%), meskipun akses ke buku non-fiksi (39,51%) dan LKS (37,25%) masih rendah. Kebutuhan ringkas dan lengkap (catching-up need) menunjukkan preferensi guru terhadap brosur dan pamflet (71,43%) serta daftar koleksi baru (79,59%). Perpustakaan SMA Negeri 3 Siak Hulu memiliki koleksi yang beragam, tetapi kurang dalam menyediakan sumber informasi terbaru seperti buku teks pendukung, modul, jurnal, artikel, dan koleksi digital. Peningkatan koleksi diperlukan, terutama yang berkaitan dengan pengembangan profesional guru, seperti buku pelatihan, sertifikasi, dan beasiswa, serta pengembangan koleksi berbasis digital untuk memenuhi kebutuhan informasi yang lebih dinamis.
