Analisis Setting Ulang Over Current Relay Dan Ground Fault Relay Serta Recloser Pada Penyulang Kongo Gardu Induk Balai Pungut Pt.Pln (Persero) Ulp Duri
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Lancang Kuning
DOI
Abstract
Penyulang Kongo dengan panjang penyulang 193,9 kms milik PT. PLN (Persero) ULP Duri ini terdapat penambahan pelanggan baru yaitu PT. ADEI Plantation & Industry dengan setatus pelanggan premium untuk industri Pabrik Kelapa Sawit (PKS). Dimana pada tahun 2022 akhir setelah penambahan pelanggan premium PT. ADEI Plantation & Industry ini dengan pemasangan 2 Transformator 250 kVA dan penambahan panjang penyulang (SUTM) 8,75 kms tersebut sering terjadinya kegagalan koordinasi antara rele Gardu induk Balai Pungut dengan Recloser yang ada pada penyulang Kongo. Dimana pada tahun 2023 terdapat data gangguan kegagalan koordinasi antara rele Gardu Induk Balai Pungut dengan Recloser pada penyulang Kongo, adapun data gangguan yang terjadi sebanyak 12 gangguan dimana dari 12 gangguan tersebut ada 4 gangguan yang kegagalan koordinasi hingga padam ke PMT rele Gardu Induk Balai Pungut. Berdasarkan kondisi existing diketahui bahwa waktu koordinasi OCR dan GFR diketahui bahwa terdapat kurva koordinasi waktu yang saling crossing (memotong) sehingga perlu dilakukan resetting. Setelah dilakukan resetting, didapatkan hasil yang baru di sisi incoming nilai Over Current Relay (OCR) Iset = 2078,5 A, TMS = 0,36, t = 0,6 s dan nilai Ground Fault Relay (OCR) Iset = 1558,84 A, TMS = 1,4, t = 0,7 s. Pada sisi Outgoing nilai Over Current Relay (OCR) Iset = 378 A, TMS = 0,063, t = 0,079 s dan nilai Ground Fault Relay (OCR) Iset = 180 A, TMS = 1,7 t=0,7 s dengan kurva standar inverse.
