Keanekaragaman Jenis Burung Di Hutan Tanaman Eucalyptus Pellita, Acacia Crassicarpa, Dan Areal Konservasi Pt. Arara Abadi Distrik Minas Rasau Kuning
| dc.contributor.author | Salsabila, Nada | |
| dc.date.accessioned | 2026-07-04T15:24:13Z | |
| dc.date.issued | 2025 | |
| dc.description.abstract | Salah satu keanekaragaman hayati yang dapat di ukur dan dijaga serta dilestarikan dari penurunan keanekaragaman jenisnya adalah burung. Burung memiliki peran penting dalam penyusunan rantai makanan, membantu penyerbukan dan penyebar biji serta dapat mengendalikan populasi hama serangga. Keanekaragaman hewan menjadi penting dilakukan karena pesatnya perluasan hutan tanaman yang sebagian besar monokultur. PT. Arara Abadi Distrik Minas Rasau Kuning adalah salah satu perusahaan swasta di Provinsi Riau yang bergerak pada bidang perkebunan kayu monokultur. Distrik Minas Rasau Kuning memiliki kawasan hutan tanaman industri dengan jenis tanaman yang di tanam adalah Eucalyptus pellita, Acacia crasscarpa, dan memiliki areal konservasi. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi keanekaragaman jenis burung di Hutan Tanaman Eucalyptus pellita, Acacia crassicarpa, dan Areal Konservasi PT. Arara Abadi Distrik Minas Rasau Kuning. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah point count dengan plot lingkaran diameter ± 50 meter dengan jarak antar plot adalah 100 meter. Hasil penelitian yang telah dilakukan di Hutan Tanaman Eucalyptus pellita, Acacia crassicarpa, dan Areal Konservasi PT. Arara Abadi Distrik Minas Rasau Kuning dengan jumlah 2 plot pada masing-masing lokasi pengamatan, ditemukan 38 individu yang termasuk dalam 13 jenis burung dan 10 famili di Hutan Tanaman Eucalyptus pellita, dengan indeks keaneakaragaman jenis sedang. Pada Hutan Tanaman Acacia crassicarpa didapatkan 64 individu, 20 jenis dan 12 famili dengan kriteria indeks keanekaragaman jenis sedang. Jumlah burung yang ditemukan pada Areal Konservasi adalah 61 individu, 27 jenis dan 17 famili dengan kategori indeks keanekaragaman jenis tinggi. Secara keseluruhan jumlah burung yang ditemukan pada tiga lokasi penelitian di PT. Arara Abadi adalah 163 individu yang termasuk kedalam 40 jenis dan 19 famili. Jenis burung yang umum dijumpai adalah Cekakak belukar (Halcyon smyrnensis), Cipoh kacat (Aegithina tiphia), Cinenen belukar (Orthotomus atrogularis), Cinenen kelabu (Orthotomus ruficeps), Perenjak jawa (Prinia familiaris), Perenjak rawa (Prinia flaviventri), Perkutut jawa (Geopelia striata), Tekukur biasa (Spilopelia chinensi), Srigunting batu (Dicrurus paradiseus). Indeks kesamaan jenis yang tertinggi terdapat pada lokasi hutan tanaman Acacia crassicarpa dengan areal konservasi. Hasil indeks keanekaragaman jenis burung secara keseluruhan adalah 3,400, artinya keanekaragaman jenis burung di Hutan Tanaman Eucalyptus pellita, Acacia crassicarpa, dan Areal Konservasi PT. Arara Abadi Distrik Minas Rasau Kuning secara keseluruhan termasuk kriteria tinggi karena H’>3 berdasarkan Keanekaragaman Shannon-Wienner. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unilak.ac.id/handle/123456789/37 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Universitas Lancang Kuning | |
| dc.subject | FORESTRY, AGRICULTURAL SCIENCES and LANDSCAPE PLANNING::Plant production::Forestry | |
| dc.subject | keanekaragaman jenis | |
| dc.subject | burung | |
| dc.subject | hutan tanaman | |
| dc.subject | Eucalyptus pellita | |
| dc.subject | Acacia crassicarpa | |
| dc.subject | areal konservasi | |
| dc.title | Keanekaragaman Jenis Burung Di Hutan Tanaman Eucalyptus Pellita, Acacia Crassicarpa, Dan Areal Konservasi Pt. Arara Abadi Distrik Minas Rasau Kuning | |
| dc.type | Thesis |
