Pengaruh Pupuk Organik Cair Kulit Pisang Dan Pupuk Npk (16:16:16) Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Bunga Kol (Brassica Oleraceae Var Botrytis)

Abstract

Budidaya bunga kol umumnya dilakukan pada daratan tinggi, akan tetapi seiring dengan perkembangan teknologi pertanian, kini budidaya bunga kol dapat dibudidayakan pada dataran rendah menengah,. Untuk dapat memperbaiki sifat fisik tanah, maka diperlukan pemberian pupuk organik cair (POC) Tujuan penelitian adalah Untuk mengetahui pengaruh dan mendapatkan interaksi terbaik pupuk organik cair kulit pisang dan pupuk NPK 16:16:16 terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bunga kol. Penelitian dilaksanakan secara eksperimen menggunakan Rancanngan Acak Lengkap (RAL) faktorial, POC kulit pisang dan NPK (16-16-16), terdiri dari 3 taraf, dan faktor P ( pupuk organik cair kulit pisang) terdiri dari 3 taraf, masingmasing terdiri dari 3 ulangan, Jumlah satuan percobaan sebanyak 27 plot, setiap plot terdiri dari 4 tanaman dan 2 tanaman sebagai sampel, sehingga keseluruhan tanaman adalah 27 x 4 = 108 tanaman. Adapun faktor yang akan diteliti adalah Faktor P : media tanam dengan 3 taraf yaitu P0: Tanpa pupuk organik cair kulit pisang, P1: Pemberian pupuk organik cair kulit pisang 105 ml/l air, P2: Pemberian pupuk organik cair kulit pisang 210 ml/l air, Faktor pemberian pupuk NPK 16:16:16 yaitu N0: Tanpa Pemberian Pupuk NPK 16:16:16, N1: Pupuk NPK 16:16:16 dosis 7,5 g/tanaman, N2: Pupuk NPK 16:16:16 dosis 15 g/tanaman. Hasil penelitian dapat di simpulkan yaitu pemberian pupuk organik cair kulit pisang dan NPK 16:16:16 berpengaruh nyata terhadap parameter pengamatan yaitu diameter batang, jumlah daun, berat krop, sedangkan berpengaruh tidak nyata terhadap parameter tinggi tanaman dan parameter diameter bunga. Dosis interaksi P2N2 (Pemberian Pupuk Organik Cair Kulit Pisang 210 ml/L air dan pemberian NPK (16:16:16) 15 g/polybag) menunjukkan hasil terbaik pada parameter diameter batang, jumlah daun, berat krop.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By