Interaksi Pemberian Pupuk Kandang Ayam Dan Pupuk Organik Cair Gdm Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Bawang Prei (Allium ampeloprasum L.)
| dc.contributor.author | Tambak, Sartison | |
| dc.date.accessioned | 2026-10-08T08:19:58Z | |
| dc.date.issued | 2025 | |
| dc.description.abstract | Bawang prei (Allium ampeloprasum L.) atau yang biasa disebut daun bawang merupakan jenis sayuran dengan kebutuhan produksi yang sangat tinggi di Indonesia, khususnya di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Produksi bawang prei di Provinsi Riau cenderung menurun setiap tahunnya. Selama periode tahun 2020 sampai 2022 produksi bawang prei di Riau secara berturut – turut adalah 4,5 ton, 3,42 ton, dan 2,92 ton (Badan Pusat Statistik, 2022). Salah satu tindakan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi dan produktivitas bawang prei yaitu dengan peningkatan kualitas tanah melalui pemberian pupuk organik. Pemupukan dasar yang baik adalah dengan diberikannya pupuk kandang ayam dan POC GDM. Pupuk kandang ayam yang mempunyai fungsi antara lain menambah unsur hara tanaman, menambah kandungan humus dan bahan organik tanah, memperbaiki struktur tanah serta memperbaiki jasad renik tanah. Pupuk organik cair GDM mampu menunjang pertumbuhan akar sehingga tanaman menjadi lebih kuat dan lebih baik dalam penyerapan nutrisi. Penelitian ini telah dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Lancang Kuning dengan ketinggian 16 meter diatas permukaan laut, serta topografi datar dengan jenis tanah Podzolik Merah Kuning (PMK). Penelitian ini dilaksanakan selama 4 bulan, dimulai dari Juni - September 2024. Penelitian dilaksanakan secara eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial, yang terdiri dari dua faktor yaitu A (pupuk kandang ayam) terdiri dari 3 taraf, dan faktor G (POC GDM) terdiri dari 3 taraf, dan masing-masing terdapat 3 ulangan, jumlah satuan percobaan sebanyak 27 plot, setiap plot terdiri dari 4 tanaman dan 2 tanaman digunakan sebagai sampel, maka keseluruhan tanaman adalah 27 x 4 = 108 tanaman. Hasil analisis sidik ragam menunjukkan bahwa interaksi pupuk kandang ayam dan POC GDM berpengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, dan berat tanaman. Hasil uji lanjut dapat diketahui bahwa interaksi pupuk kandang ayam dan POC GDM berbeda nyata terhadap semua perlakuan. Perlakuan terendah pada A0G0 (Tanpa pemberian pupuk kandang ayam dan POC GDM) dan tertinggi pada perlakuan A2G2 (Pemberian pupuk kandang ayam 500 g/polybag dan pemberian POC GDM 6 ml/polybag). | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unilak.ac.id/handle/123456789/1081 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Universitas Lancang Kuning | |
| dc.subject | FORESTRY, AGRICULTURAL SCIENCES and LANDSCAPE PLANNING | |
| dc.subject | Pupuk Kandang Ayam | |
| dc.subject | POC GDM | |
| dc.subject | dan Bawang Prei | |
| dc.title | Interaksi Pemberian Pupuk Kandang Ayam Dan Pupuk Organik Cair Gdm Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Bawang Prei (Allium ampeloprasum L.) | |
| dc.type | Thesis |
