Perancangan Akademi Panahan Dengan Pendekatan Arsitektur Kontemporer

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Lancang Kuning

DOI

Abstract

Menurut sejarah, kegiatan panahan ini tercatat sebagai salah satu jenis olahraga sekitar tahun 1676. Saat itu, Raja Charles II di Inggris menjadi pencetus lahirnya olahraga panahan di Inggris. Di indonesia sendiri Persatuan Panahan Indonesia baru terbentuk pada tanggal 12 Juli 1953 di kota Yogyakarta. Setelah terbentuk dan berkembangnya organisasi Perpani, berbagai pihak pun mengambil langkah untuk ikut bergabung dengan anggota FITA (Federation Internationale de Tir A L’Arch). Indonesia akhirnya resmi bergabung dengan FITA sekitar tahun 1959 di Oslo, Norwegia.Seiring berkembangnya panahan di tanah air, olahraga ini pun mulai mendapat tempat di kehidupan masyarakat tanah air. Berbagai kota sudah mengenal dan mulai memainkan olahraga panahan. Di Kota Pekanbaru saat ini sudah banyak peminat yang mencoba memainkan cabang olahraga ini mulai dari usia dini hingga lanjut usia. Juga sudah banyak orang-orang yang membuat club atau sekolah panahan sebagai wadah untuk latihan olahraga panahan. Dengan banyaknya peminat maka di butuhkanlah fasilitas guna untuk mewadahi olahraga panahan tersebut, serta mewadahi talentatalenta muda kota pekanbaru agar bisa lebih berkembang lagi kedepanya. Dengan menerapkan pendekatan arsitektur kontemporer di harapkan dapat beresonansi dengan bangunan akademi sehingga memberikan kenyamanan bagi pengguna bangunan.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By