Investigating English Teachers’ Perceptions On The Use Of Deep Learning At Senior High Schools In Pekanbaru

dc.contributor.authorAnjali, Wiwit
dc.date.accessioned2026-07-14T02:21:41Z
dc.date.issued2026
dc.description.abstractPembelajaran mendalam semakin ditekankan sebagai arah pedagogis untuk meningkatkan kualitas pembelajaran melalui pembelajaran yang bermakna, reflektif, dan berorientasi kompetensi. Penelitian ini menyelidiki persepsi guru Bahasa Inggris SMA di Pekanbaru terhadap deep learning menggunakan desain survei kuantitatif deskriptif. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert empat poin yang didistribusikan melalui MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran), yaitu forum profesional guru Bahasa Inggris di Pekanbaru, Indonesia. Sebanyak 30 guru berpartisipasi secara sukarela. Instrumen terdiri dari 20 butir pernyataan yang mencakup lima indikator, yaitu pemahaman konseptual, relevansi dan manfaat yang dipersepsikan, kelayakan dan kesiapan yang dipersepsikan, dukungan sekolah dan kondisi pendukung yang dipersepsikan, serta tantangan. Validitas isi dinilai melalui penilaian ahli oleh dua dosen, dan reliabilitas menunjukkan konsistensi internal yang sangat baik (Cronbach’s alpha= 0.952). Data dianalisis menggunakan IBM SPSS Statistics Version 27 dengan statistik deskriptif pada tingkat butir, indikator, dan keseluruhan instrumen, meliputi ukuran pemusatan (mean, median, modus) dan ukuran penyebaran (simpangan baku, varians, nilai minimum, nilai maksimum, rentang). Persepsi keseluruhan berada pada kategori Strongly Agree (M = 3.3783; median = 3.4500; modus = 3.80; SD = 0.40443; varians = 0.164; min = 2.45; maks = 4.00; rentang = 1.55), yang menunjukkan dukungan kuat dengan respons yang relatif konsisten. Pada tingkat indikator, relevansi dan manfaat yang dipersepsikan menunjukkan dukungan terkuat pada kategori Strongly Agree (M = 3.5833; SD = 0.44689), sedangkan indikator tantangan menunjukkan mean terendah pada kategori Agree (M = 3.1167; SD = 0.49451), yang mengindikasikan persepsi kecukupan kondisi pendukung yang lebih lemah. Pemahaman konseptual (M = 3.4667; SD = 0.46763) dan Dukungan Sekolah (M = 3.4333; SD = 0.52083) juga berada pada kategori Strongly Agree. Kelayakan dan Kesiapan berada pada kategori Strongly Agree (M = 3.2917; SD = 0.52145), tetapi lebih dekat ke batas Agree dan menunjukkan variabilitas yang lebih besar, sehingga mengindikasikan kesiapan yang tidak merata di antara guru. Secara keseluruhan, guru memberikan dukungan kuat terhadap deep learning, tetapi implementasi yang lebih konsisten kemungkinan memerlukan penguatan kondisi pendukung terkait waktu perencanaan, beban kerja, tuntutan asesmen, dan dukungan pelatihan yang berkelanjutan.
dc.identifier.urihttps://repository.unilak.ac.id/handle/123456789/170
dc.language.isoother
dc.publisherUniversitas Lancang Kuning
dc.subjectHUMANITIES and RELIGION::Languages and linguistics::Other Germanic languages::English language
dc.subjectPembelajaran Mendalam
dc.subjectPersepsi Guru
dc.subjectPembelajaran Bahasa Inggris
dc.subjectSMA
dc.subjectSurvei Kuantitatif Deskriptif
dc.titleInvestigating English Teachers’ Perceptions On The Use Of Deep Learning At Senior High Schools In Pekanbaru
dc.typeThesis

Files

Original bundle

Now showing 1 - 2 of 2
Loading...
Thumbnail Image
Name:
2288203058_BAB-I_V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf
Size:
523.92 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
2288203058_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf
Size:
687.64 KB
Format:
Adobe Portable Document Format