Pengelolaan Drainase Sebagai Upaya Mitigasi Bencana Banjir Oleh Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kota Pekanbaru
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Lancang Kuning
DOI
Abstract
Penelitian ini membahas tentang Pengelolaan Drainase Sebagai Upaya Mitigasi Bencana Banjir Oleh Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kota Pekanbaru. Pengelolaan adalah sebuah proses yang mendukung mengembangkan
kebijakan, sasaran serta memantau segala hal yang berkaitan dengan pelaksanaan sehingga tercapainya tujuan. Adapun fenomena yang ditemukan dalam penelitian ini yaitu masih kurangnya pemeliharaan drainase yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang pada Kota Pekanbaru dan masih banyak drainase yang tersumbat karena sampah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengelolaan drainase dan kendala drainase sebagai upaya mitigasi bencana banjir pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Pekanbaru. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Achmad Kabiru (2017:17), pengelolaan yang digunakan terbagi 4 yaitu, merencanakan, melaksanakan, mengarahkan dan pengawasan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi secara langsung. Hasil dari penelitian ini dalam indikator merencanakan pihak dinas masih dikatakan kurang baik, karena pihak dinas masih belum optimal dalam menangani permasalahan banjir di seluruh wilayah Kota Pekanbaru. Dalam indikator melaksanakan pihak dinas tegas dengan tupoksinya masing-masing seperti melakukan perbaikan terhadap drainase yang sudah mengalami kerusakan dan menambah jumlah drainase serta melakukan pembersihan terhadap drainase yang sudah tersumbat. Dalam indikator mengarahkan, dapat kita katakan cukup baik, hal ini terlihat dari arahan yang dilakukan pihak dinas. Dalam indikator pengawasan pihak dinas masih dikatakan kurang baik, pihak dinas sangat jarang sekali melakukan pengawasan terhadap drainase wilayah yang sering terjadi banjir. Pihak dinas hanya melakukan kegiatan tersebut disaat sudah terjadi banjir, baru pihak dinas melakukan pemeriksaan terhadap drainase-drainase tersebut dan kurangnya kesadaran masyarakat dalam membuang sampah dengan benar.
