Pengungkapan Pencurian Dengan Kekerasan Di Wilayah Hukum Kepolisian Sektor Bukit Raya
| dc.contributor.author | Putra, Edriawan | |
| dc.date.accessioned | 2026-09-03T03:41:28Z | |
| dc.date.issued | 2024 | |
| dc.description.abstract | Penelitian ini di latarbelakangi beberapa hambatan dalam pengungkapan hukumnya seperti barang bukti hasil kejahatan sulit ditemukan disebabkan oleh pelaku disembunyikan dan tersangka memberikan keterangan yang berbeda-beda pada saat dilakukan pemeriksaan dan penyidikan guna mengumpulkan informasi dari tersangka. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana Pengungkapan Pencurian Dengan Kekerasan di Wilayah Hukum Kepolisian Sektor Bukit Raya, faktor yang menjadi penghambat yang timbul serta upaya yang dilakukan guna mengatasi hambatan yang timbul tersebut. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan Pengungkapan Pencurian Dengan Kekerasan di Wilayah Hukum Kepolisian Sektor Bukit Raya, untuk menjelaskan hambatan dan menjelaskan upaya mengatasi hambatan. Metode yang dipergunakan adalah penelitian hukum sosiologis, Sumber data terdiri atas data primer, data sekunder, dan data tertier dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan kajian kepustakaan. Data yang diperoleh akan dianalisa menggunakan metode kualitatif, yaitu data akan dijelaskan dengan dengan menguraikan secara deskriptif dari data yang telah diperoleh. Dalam menganalisa kesimpulan Penulis menerapkan Metode berfikir induktif yaitu suatu pernyataan atau dalil yang bersifat khusus menjadi suatu pernyataan atau kasus yang bersifat umum. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa belum berjalan sebagaimana mestinya karena masih jauh memuaskan yang mana dari kejadian penangkapan tidak menujukan surat perintah penahan dan dalam melakukan penangkapan terjadinya penganiayaan, penyalahgunaan kekuasaan oleh pejabat aparat hukum dalam pemeriksaan penyidikan terhadap tersangka. Hambatan yang timbul adalah barang bukti hasil curian sulit ditemukan disebabkan oleh pelaku disembunyikan, dalam hal mengumpulkan bukti tersebut membutuhkan waktu yang cukup untuk mencari barang bukti hasil pencuriannya, tersangka memberikan keterangan yang berbeda-beda pada saat dilakukan pemeriksaan dan penyidikan guna mengumpulkan informasi dari tersangka dan kurangnya kesadaran masyarakat terhadap kepatuhan dan ketaatan pada hukum merupakan indikator efektivitas berlakunya hukum tersebut di tengah-tengah masyarakat dengan upaya melakukan pengawasan baik dari Internal Kepolisian terhadap perlindungan hak-hak tersangka, meningkatkan penyuluhan hukum baik bagi aparat penegak hukum maupun masyarakat perihal ketentuan-ketenuan yang ada didalam Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana sehingga mereka dapat mengetahui hak dan kewajibannya apabila berhubungan dengan perbuatan pidana, meningkatkan sarana dan prasarana untuk memfasilitasi operasional pelaksanaan tugas dan kegiatan tehadap proses penyelidikan tindak pidana pencurian dengan kekerasan ini. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unilak.ac.id/handle/123456789/424 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Universitas Lancang Kuning | |
| dc.subject | LAW/JURISPRUDENCE | |
| dc.subject | Pengungkapan Pencurian | |
| dc.subject | Kekerasan | |
| dc.subject | Kepolisian Sektor Bukit Raya | |
| dc.title | Pengungkapan Pencurian Dengan Kekerasan Di Wilayah Hukum Kepolisian Sektor Bukit Raya | |
| dc.type | Thesis |
