Efektivitas Penggunaan Jembatan Penyebrangan Orang Di Jalan Jendral Sudirman Kota Pekanbaru
| dc.contributor.author | Musadiq, Ibnu | |
| dc.date.accessioned | 2026-09-07T07:42:16Z | |
| dc.date.issued | 2024 | |
| dc.description.abstract | Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah pertama Bagaimanakah efektifitas pengunaan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di jalan Jendral Sudirman Kota pekanbaru? Kedua Apakah faktor efektifitas pengunaan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di jalan Jendral Sudirman Kota Pekanbaru. Tujuan penelitian untuk mengetahui efektifitas pengunaan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di jalan Jendral Sudirman Kota pekanbaru dan faktor efektifitas pengunaan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di jalan Jendral Sudirman Kota Pekanbaru. Berdasarkan Pasal 131 ayat (1), (2) dan (3) Undang Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan menyatakan bahwa Pejalan Kaki berhak atas ketersediaan fasilitas pendukung yang berupa trotoar, tempat penyeberangan, dan fasilitas lain. (2) Pejalan Kaki berhak mendapatkan prioritas pada saat menyeberang Jalan di tempat penyeberangan. (3) Dalam hal belum tersedia fasilitas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Pejalan Kaki berhak menyeberang di tempat yang dipilih dengan memperhatikan keselamatan dirinya. Namun pada kenyataan saat ini khususnya di ruas jalan Jendral Sudirman Pekanbaru belum terselenggara sistem keselamatan dan fasilitas pejalan kaki yang baik. Jembatan penyeberangan merupakan fasilitas yang sudah disediakan oleh Pemerintah untuk masyarakat agar dapat digunakan untuk menyeberang jalan. Pemerintah bekerja sama dengan pihak swasta agar jembatan penyeberangan dapat dibangun. Jembatan penyeberangan dibangun sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang berada di wilayah dengan kondisi lalu lintas yang ramai seperti sekolah, pasar, dan tempat yang banyak aktifitas masyarakat lainnya. Pejalan kaki tidak menggunakan jembatan penyeberangan karena kondisi fisik jembatan yang tidak layak seperti tingginya jembatan penyeberangan, sempit, tangga yang terjal, kondisi kotor serta adanya pengemis sehingga membuat malas. Para pejalan kaki lebih memilih menyeberang sembarangan karena lebih praktis dan cepat. JPO belum memenuhi standar yang semestinya, tak jarang dalam keadaan keropos berkarat tidak dipergunakan sebagaimana mestinya, rawan kejahatan, dan kumuh. Hal ini menyebabkan rendahnya minat pejalan kaki menggunakannya dan memilih melintas dijalan raya yang berbahaya. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unilak.ac.id/handle/123456789/446 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Universitas Lancang Kuning | |
| dc.subject | LAW/JURISPRUDENCE | |
| dc.subject | Jembatan Penyeberangan Orang | |
| dc.subject | Efektivitas | |
| dc.title | Efektivitas Penggunaan Jembatan Penyebrangan Orang Di Jalan Jendral Sudirman Kota Pekanbaru | |
| dc.type | Thesis |
