Pengaruh Konsentrasi Calcibor Pada Eucalyptus Pellita Di Nursery Research And Development Pt. Arara Abadi

dc.contributor.authorSeprianda, Aldi
dc.date.accessioned2026-09-22T04:12:41Z
dc.date.issued2024
dc.description.abstractEucalyptus pellita merupakan tanaman cepat tumbuh dan tidak menuntut persyaratan yang tinggi terhadap tempat tumbuhnya, mempunyai banyak manfaat seperti bahan baku industri pulp. Pemilihan spesies Eucalyptus pellita sebagai pengganti disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya: karena sifatnya yang cepat tumbuh, rotasi pendek, batang lurus. Pupuk organik cair merupakan salah satu alternatif pengganti pupuk anorganik. Keuntungan penggunaan pupuk organik cair adalah apabila disemprotkan ke daun dan sebagian pupuk tersebut jatuh ke tanah, masih dapat dimanfaatkan oleh tanaman. Eucalyptus pellita membutuhkan unsur hara untuk menunjang pertumbuhan yang seimbang. Pupuk menjadi salah satu pondasi penting bagi Eucalyptus pellita dalam proses pertumbuhannya. Pupuk adalah unsur hara yang diperlukan tanaman yang dapat mempengaruhi kualitas semai. Perusahaan Milagro telah mengembangkan selama bertahun-tahun garis khusus pupuk cair berbasis Boron yaitu Calcibor. Dalam produk ini, unsur hara Boron ditambahkan dengan nutrisi lainnya yaitu Calcium. Calcibor mengandung kalsium dengan boron kompleks dengan senyawa organik. Ini merangsang pertumbuhan tanaman, meningkatkan massa akar, meningkatkan ketebalan jaringan daun dan uap, memperpanjang umur bunga dan penetapan, dan waktu penyimpanan pasca panen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konsentrasi Calcibor yang terbaik pada Eucalyptus pellita di Nursery Research and Development PT. Arara Abadi. Penelitian ini dilakukan secara eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 taraf perlakuan, yaitu : Tidak dipupuk (Kontrol), 0,5 ml pupuk Calcibor/liter air, 1 ml pupuk Calcibor/liter air, 3 ml pupuk Calcibor/liter air, 5 ml pupuk Calcibor/liter air. Setiap perlakuan diulang sebanyak 4 kali sehingga diperoleh 20 unit percoban, masing-masing unit percobaan terdiri dari 5 bibit, maka total 100 bibit. Data hasil penelitian ini dianalisis dengan analisis sidik ragam (ANOVA) menggunakan software SPSS 19 dan uji lanjut Tukey pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk Calcibor pada semua perlakuan menghasilkan persentase tumbuh bibit Eucalyptus pellita hidup mencapai 100%. Hasil sidik ragam menunjukkan bahwa pemberian pupuk Calcibor berpengaruh sangat nyata terhadap pertambahan tinggi bibit, pertambahan diameter bibit dan pertambahan jumlah daun bibit Eucalyptus pellita. Perlakuan T3 (3 ml pupuk Calcibor/liter air) adalah dosis terbaik dan menghasilkan pertumbuhan pada bibit lebih bagus dibandingkan dengan perlakuan dosis yang lainnya.
dc.identifier.urihttps://repository.unilak.ac.id/handle/123456789/805
dc.language.isoother
dc.publisherUniversitas Lancang Kuning
dc.subjectFORESTRY, AGRICULTURAL SCIENCES and LANDSCAPE PLANNING
dc.subjectEucalyptus pellita
dc.subjectpupuk Calcibor
dc.titlePengaruh Konsentrasi Calcibor Pada Eucalyptus Pellita Di Nursery Research And Development Pt. Arara Abadi
dc.typeThesis

Files

Original bundle

Now showing 1 - 2 of 2
Loading...
Thumbnail Image
Name:
1954251015_BAB-I_V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf
Size:
496.66 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
1954251015_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf
Size:
563.24 KB
Format:
Adobe Portable Document Format