Perlindungan Hak Tenaga Kerja Perempuan Terhadap Cuti Haid Dan Cuti Melahirkan Di Pt. Lintas Riau Prima Berdasarkan Undang – Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan
| dc.contributor.author | Ramadhana, Dwitya | |
| dc.date.accessioned | 2026-09-03T03:37:56Z | |
| dc.date.issued | 2024 | |
| dc.description.abstract | Mengingat pekerja/buruh sebagai pihak yang lemah dari pengusaha yang kedudukannya lebih kuat, maka perlu mendapatkan perlindungan atas hakhaknya. Terlebih lagi untuk pekerja perempuan. Kaum perempuan memiliki siklus sistem reproduksi yang di alami setiap perbulan sekali yaitu haid. Dalam perlindungan hukum terhadap pekerja perempuan untuk memberikan kepastian hak pekerja yang berkaitan dengan waktu istrahat (cuti) baik ketika sedang haid maupun menyusui, perlindungan tersebut termuat dalam undang-undang ketenagakerjaan. Namun pada kenyataanya, masih banyak perusahaan yang tidak menerapkan aturan yang sudah ditetapkan sebagaimana yang sudah tertuang dalam peraturan perundang-undang mengenai perlindungan hukum bagi pekerja perempuan, seperti tidak memberikan cuti haid pada hari pertama dan hari kedua, dan hanya memberikan waktu singkat untuk istirahat melahirkan. Permasalahan Penelitian ini adalah: Pertama, Bagaimanakah Perlindungan Hak Tenaga Kerja Perempuan Terhadap Cuti Haid Dan Cuti Melahirkan Di PT. Lintas Riau Prima Berdasarkan Undang – Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan? Kedua, Apasajakah Hambatan Yang Dihadapi Dalam Perlindungan Hak Tenaga Kerja Perempuan Terhadap Cuti Haid Dan Cuti Melahirkan PT. Lintas Riau Prima Berdasarkan Undang – Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan? Ketiga, Bagaimanakah Upaya Mengatasi Hambatan Dalam Perlindungan Hak Tenaga Kerja Perempuan Terhadap Cuti Haid Dan Cuti Melahirkan Di PT. Lintas Riau Prima Berdasarkan Undang – Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan? Metode penelitian ini adalah Hukum Sosiologis. Tujuan dari penelitian ini adalah: Pertama, Untuk menjelaskan Perlindungan hak tenaga kerja perempuan terhadap cuti haid dan cuti melahirkan di PT. Lintas Riau Prima berdasarkan Undang – Undang Nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Kedua, Untuk menjelaskan hambatan yang dihadapi dalam Perlindungan hak tenaga kerja perempuan terhadap cuti haid dan cuti melahirkan di PT. Lintas Riau Prima berdasarkan Undang – Undang Nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Ketiga, Untuk menjelaskan upaya mengatasi hambatan dalam Perlindungan hak tenaga kerja perempuan terhadap cuti haid dan cuti melahirkan di PT. Lintas Riau Prima berdasarkan Undang – Undang Nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Hasil penelitian dapat diketahui dari pelaksanaan pemberian Cuti Haid berdasarkan undang-undang nomor 13 tahun 2003 di PT. Lintas Riau Prima belum menerapkan hal tersebut. Hambatan yang dialami oleh PT. Lintas Riau Prima adalah kurangnya kesadaran dan pemahaman baik bagi pekerja maupun pimpinan dan kurangnya sosialisasi hukum bagi pekerja serta kurangnya pengawasan dari pemerintah, sehingga upaya yang dapat dilakukan adalah melakukan sosialisasi mengenai hak dan kewajiban bagi pengusaha maupun pekerja. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unilak.ac.id/handle/123456789/423 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Universitas Lancang Kuning | |
| dc.subject | LAW/JURISPRUDENCE | |
| dc.subject | Ketenagakerjaan | |
| dc.subject | Pekerja | |
| dc.subject | Perempuan | |
| dc.title | Perlindungan Hak Tenaga Kerja Perempuan Terhadap Cuti Haid Dan Cuti Melahirkan Di Pt. Lintas Riau Prima Berdasarkan Undang – Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan | |
| dc.type | Thesis |
