Penegakan Hukum Penyalahgunaan Narkotika Di Satuan Reserse Narkoba Polres Pelalawan
| dc.contributor.author | Candra, Erikson H. | |
| dc.date.accessioned | 2026-09-03T08:17:06Z | |
| dc.date.issued | 2024 | |
| dc.description.abstract | Penegakan hukum terhadap tindak pidana narkotika pada dasarnya sama dengan tindak pidana pada umumnya, dimana kepolisian berperan dalam proses penyidikan. Merumuskan suatu pasal tindak pidana dalam proses penyidikan bertujuan untuk menentukan secara awal apakah suatu perbuatan seseorang telah memenuhi unsur dari salah satu pasal dari suatu tindak pidana, rumusan masalah dalam tulisan ini adalah Bagaimanakah penegakan hukum penyalahgunaan narkotika di satuan reserse narkoba polres pelalawan dan Bagaimanakah hambatan serta upaya dalam penegakan hukum penyalahgunaan narkotika di satuan reserse narkoba polres pelalawan, adapun jenis penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian hukum sosiologis, hasil dari penelitian yang telah dilakuka tentang Penegakan Hukum Penyalahgunaan Narkotika Di Satuan Reserse Narkoba Polres Pelalawan adalah Penyalahgunaan narkotika merupakan tindak pidana yang mempunyai kekhususan tersendiri dibandingkan tindak pidana pada umumnya. Ciri-ciri khusus dari tindak pidana narkotika menjadikan setiap kasus narkotika haruslah mendapat upaya penanggulangan secara terpadu. Setiap kasus narkotika yang terdapat di daerah Kepolisian haruslah segera dilaporkan ke Kepolisian Daerah Untuk segera dilanjutkan ke Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia, sehingga setiap kasus narkoba yang terdapat di suatu daerah dapat diketahui secara dini oleh Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia, dan hal ini akan memudahkan koordinasi antara seluruh kantor kepolisian yang ada di daerah-daerah di Indonesia, dan Hambatan dan upaya Dalam Penegakan Hukum Penyalahgunaan Narkotika Di Satuan Reserse Narkoba Polres Pelalawan adalah dalam penegakan hukum terhadap penyalahgunaan narkotika dan obat-obat terlarang di satuan narkoba polres Pelalawan Faktor penghambat bisa membuat kegiatan yang sudah dilakukan tidak berjalan secara maksimal Faktor penghambat tersebut antara lain Kurangnya Sumber Daya Manusia Sumber daya manusia atau pegawai merupakan faktor penentu keberhasilan dari suatu kegiatan. Jumlah pegawai belum cukup memadai. Sarana dan prasarana merupakan alat sumber daya yang menjadi penunjang dalam pelaksanaan program kerja dan kegiatan sehari- hari. Kelengkapan sarana masih juga sangat kurang. Keterbatasan sarana dan prasarana itu meliputi jumlah personil, kemudian upaya yang dilakukan dalam penegakan hukum penyalahgunaan narkotikak di satuan reserse narkoba polres pelalawan yang pertama yang dilakukan Satres narkoba polres pelalawan dibidang penegakan hukum dengan sifat represif kemudian upaya yang kedua adalah Upaya yang dilakukan unit Satuan Narkoba polres pelalawan adalah razia. Dalam satu periode intensitas razia tidak bisa ditentukan secara pasti. Hal itu tergantung dari keadaan lingkungan. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unilak.ac.id/handle/123456789/431 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Universitas Lancang Kuning | |
| dc.subject | LAW/JURISPRUDENCE | |
| dc.subject | Penegakan Hukum | |
| dc.subject | Penyalahgunaan Narkotika | |
| dc.subject | Satuan Reserse | |
| dc.title | Penegakan Hukum Penyalahgunaan Narkotika Di Satuan Reserse Narkoba Polres Pelalawan | |
| dc.type | Thesis |
