Pemahaman Literasi Media Sosial Tentang Tunjuk Ajar Budaya Melayu: Studi Kasus Siswa Smait Al-Ittihad Pekanbaru
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Lancang Kuning
DOI
Abstract
Penelitian ini berjudul Pemahaman Literasi Media Sosial Tentang Tunjuk Ajar Budaya Melayu: Studi Kasus Siswa SMAIT Al-Ittihad Pekanbaru. Literasi media sosial menjadi kunci dalam upaya pelestarian budaya Melayu di era digital.
Kemampuan individu untuk mencari, mengevaluasi, dan memanfaatkan informasi yang relevan di media sosial sangat penting untuk memahami dan mengapresiasi budaya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pemahaman Literasi Media Sosial Tentang Tunjuk Ajar Budaya Melayu: Studi Kasus Siswa SMAIT AlIttihad Pekanbaru. Pada penelitian ini penulis menggunakan model literasi The Big 6 yang mengintegrasikan pencarian informasi dan keterampilan penggunan bersama dengan memakai teknologi dalam suatu proses yang sistematis untuk menemukan, menggunakan, menerapkan, dan mengevaluasi informasi untuk kebutuhan spesifik dan tugas. Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah kuantitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan observasi. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas 12 SMAIT Al-Ittihad Pekanbaru berjumlah 104. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan menggunakan purposive sampling yaitu teknik untuk menentukan sampel penelitian dengan beberapa pertimbangan tertentu yang bertujuan agar data yang diperoleh nantinya bisa lebih representatif. Sampel berjumlah 103 siswa. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data menunjukkan bahwa pemahaman literasi media sosial tentang tunjuk ajar budaya melayu: studi kasus siswa SMAIT Al-Ittihad Pekanbaru sebesar 68,34% kategori tinggi dengan penjabaran: Dengan tingkat sangat tinggi berada pada perumusan masalah, tingkat yang tinggi berada pada poin evaluasi, strategi mencari informasi, serta lokasi dan akses. Sedangkan pada kategori sedang adalah bagaimana mereka menggunakan informasi dan mensistesis informasi.
