Karakteristik Madu Apis Mellifera Dengan Waktu Panen 14 Hari Dan 21 Hari

dc.contributor.authorManurung, Irfan
dc.date.accessioned2026-10-08T06:29:12Z
dc.date.issued2024
dc.description.abstractMadu merupakan salah satu produk hasil hutan bukan kayu (HBBK) yang sudah dimanfaatkan oleh masyarakata Indonesia.Lebah penghasil madu yang dapat diternakkan terdiri dari beberapa jenis, salah satunya adalah Apis mellifera (A.mellifera). Pada penelitian ini madu yang dihasilkan oleh lebah madu A.mellifera berasal dari nektar dari pangkal daun tanaman Acacia crassicarpa (A.crassicarpa). Lebah madu A.mellifera sebagai penghasil madu selain membutuhkan nektar, juga membutuhkan sumber pollen sebagai sumber protein untuk lebah. Karakteristik madu dipengaruhi oleh tanaman sumber nektar dan sumber polen yang diperoleh lebah. Tanaman sumber polen yang banyak terdapat dikawasan Hutan Tanaman Industri (HTI) di Kabupaten Siak, dimana banyak terdapat usaha peternakan madu A.mellifera adalah A.crassicarpa yang sudah berbunga, kelapa sawit dan rumputrumputan. Tanaman jenis gelam (Melaleuca cajuputi) merupakan salah satu jenis yang ditanam oleh PT Arara Abadi di Desa Sukajaya Distrik Rasau Kuning yang merupakan sumber polen bagi lebah madu. Tanaman sumber polen jenis gelam diduga akan mempengaruhi kualitas madu yang dihasilkan. Peternak A.mellifera disekitarnya. Belum banyak yang mengkaji kualitas madu dengan sumber polen dari tanaman gelam. Selain itu masa panen terhadap madu juga akan mempengaruhi karakteristik madu. Masa panen tercepat yang biasa dilakukan oleh perternak adalah 14 hari sampai 21 hari. Oleh karena itu penelitian tentang kualitas/karakteristik madu dengan sumber polen tanaman tersebut dan masa panen 14 hari dan 21 hari perlu dilakukan. Penyedian madu A.mellifera diambil dari Desa Sukajaya Kabupaten Siak Madu yang dijadikan sampel penelitian yang mendapatkan sumber nektar dari A.crassicarpa dan sumber polen dari tanaman gelam (Melaleuca cajuputi). Pengujian sampel madu diambil dari peternak dengan masa panen 14 hari dan 21 hari. Setelah penyiapan sampel madu maka dilakukan pengujian kuliatas madu terhadap madu yang dipanen 14 hari dan 21 hari. Variabel pengujian kualitas madu yang dilakukan adalah: kadar air, kadar gula total, keasaman, padatan tak larut dalam air, kadar abu. Setiap variabel pengujian diulang 3 kali. Data ini diambil dengan menggunakan analisis dilakukan untuk membandingkan karakteristik madu Apis mellifera dengan sumber polen A.crassicarpa dan tanaman gelam yang dipanen pada 14 hari dan 21 hari dengan cara analisis uji t 2 sampel independent (bebas). Pada penelitian yang dilakukan, karakteristik nilai dari pengujian madu A.mellifera yang dipanen pada 14 hari; kadar air 26,4 %, kadar gula total 72,0 % Btrix, keasaman 139,5896 NaOH/Kg, padatan tak larut air 0,5996 % dan kadar abu 0,2284%. Madu dengan pemanenan 21 hari dengan nilai kadar air 24,2%, kadar gula total 74,1% Btrix, keasaman 114,9522 NaOH/Kg, padatan tak larut air 0,4679% dan kadar abu 0,1336%. Karakteristik madu pemanenan 14 hari dan 21 hari yang memenuhi SNI 8664-2018. Madu pamanenan 14 hari yang memenuhi SNI terdiri dari padatan tak larut air dan kadar abu. Madu pamanenan 21 hari yang memenuhi SNI ialah padatan tak larut air dan kadar abu. Karakteristik pengujian madu pemanenan 14 hari dan 21 hari antara lain, pengujian kadar abu, kadar gula total dan keasaman berbeda nyata. Pengujian padatan tak larut air dan kadar abu tidak berbeda nyata.
dc.identifier.urihttps://repository.unilak.ac.id/handle/123456789/1060
dc.language.isoother
dc.publisherUniversitas Lancang Kuning
dc.subjectFORESTRY, AGRICULTURAL SCIENCES and LANDSCAPE PLANNING
dc.subjectMadu
dc.subjectApis mellifera (A.mellifera)
dc.titleKarakteristik Madu Apis Mellifera Dengan Waktu Panen 14 Hari Dan 21 Hari
dc.typeThesis

Files

Original bundle

Now showing 1 - 2 of 2
Loading...
Thumbnail Image
Name:
1854251076_BAB-I_VI_DAFTAR-PUSTAKA.pdf
Size:
564.12 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
1854251076_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf
Size:
295.19 KB
Format:
Adobe Portable Document Format