Konflik Non-Elit Dalam Pengelolaan Tanah Ulayat Di Nagari Tanjuang Gadang Kecamatan Lareh Sago Halaban
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Lancang Kuning
DOI
Abstract
Penelitian ini membahas mengenai Konflik Non-Elit dalam Pengelolaan Tanah Ulayat di Nagari Tanjuang Gadang Kecamatan Lareh Sago Halaban dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian
deskriptif. Data yang diperoleh dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara dengan para informan yang terlibat langsung, serta dokumen-dokumen terkait konflik non-elit dalam pengelolaan tanah ulayat. Tujuan penelitian ini adalah
untuk mengetahui bagaimana fase konflik, penyebab konflik dan bentuk-bentuk konflik. Berdasarkan hasil penelitian lapangan, fase potensi konflik dimulai dengan adanya tindakan pengambilan tanah secara paksa oleh kemanakan ninik
mamak yang merupakan penduduk asli dari pendatang Jawa. Pada fase pertumbuhan konflik, munculah perlawanan dari pihak-pihak yang terlibat dengan dilakukannya penyerahan tanah oleh pendatang Jawa. Permasalahan kemudian
mencapai puncaknya pada fase pemicu dan eskalasi konflik terjadinya saling percekcokan, memaki-maki dan ancaman sesama pihak yang berkonflik. Terakhir, pada fase pasca konflik, keputusan dari Wali Nagari yang dilakukan musyawarah
dan mufakat secara adat yang melibatkan kedua pihak, akhirnya tanah tersebut dibagi dua dengan surat perjanjian yang di tandatangani kedua pihak.
