Pengaruh Fear Of Missing Out (Fomo) Dan Kredibilitas Influencer Terhadap Keputusan Pembelian Produk Fashion Wanita Pada Generasi Z Di Kota Pekanbaru
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Lancang Kuning
DOI
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Fear of Missing Out (FoMO) dan kredibilitas influencer terhadap keputusan pembelian produk fashion wanita pada Generasi Z di Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 120 responden yang ditentukan berdasarkan rumus Hair et al. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, dengan responden perempuan Generasi Z berusia 17–28 tahun yang pernah membeli produk fashion. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan skala Likert. Analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS. Pengujian data meliputi uji kualitas data (uji validitas dan reliabilitas), uji asumsi klasik (uji normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas), uji t, uji F, serta uji koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Fear of Missing Out dan kredibilitas influencer berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, baik secara parsial maupun simultan. Secara simultan, kedua variabel independen berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,742 menunjukkan bahwa 74,2% keputusan pembelian dipengaruhi oleh Fear of Missing Out dan kredibilitas influencer, sedangkan sisanya 25,8% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Fear of Missing Out dan kredibilitas influencer memiliki peran penting dalam membentuk keputusan pembelian produk fashion wanita Generasi Z di Kota Pekanbaru.
