Pemberian Limbah Padat Pabrik Kelapa Sawit Dan Pupuk Npk Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Lengkuas Merah (Alpina purpurata K. Schum)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Lancang Kuning
DOI
Abstract
Tanaman lengkuas (Alpinia purpurata K. Schum) termasuk dalam keluarga Zingiberaceae yang biasanya dipakai sebagai tambahan aroma dan cita rasa masakan. Permintaan lengkuas merah meningkat, hal ini disebabkan lengkuas merah banyak digunakan sebagai bahan obat tradisional dan biofarmaka.Tanaman lengkuas merah bisa tumbuh dengan baik di media tumbuh yang subur dan gembur. Maka penanaman di tanah Podzolik Merah Kuning (PMK) yang memiliki pH yang masam, kandungan bahan organik yang sedikit dan minim unsur hara adalah dengan pemberian pupuk organik yaitu limbah padat pabrik kelapa sawit dan pupuk NPK. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh dan mendapatkan interaksi terbaik pemberian limbah padat kelapa sawit dan NPK terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman lengkuas merah (Alpina purpurata).
Penelitian dilakukan secara eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola factorial dengan dua faktor yaitu limbah padat pabrik kelapa sawit (L) yang terdiri dari 3 taraf yaitu L0: tanpa pemberian limbah padat pabrik kelapa
sawit, L1 : pemberian limbah padat pabrik kelapa sawit 135 g/tanaman, L2 : pemberian limbah padat pabrik kelapa sawit 135 g/tanaman. Faktor kedua pupuk NPK (N) yang terdiri dari 3 taraf yaitu N0 : tanpa pemberian pupuk NPK, N1 :
pemberian pupuk NPK 4 g/tanaman, N2 : pemberian pupuk NPK 8 g/tanaman, dengan tiga ulangan. Data dianalisis dengan sidik ragam dan dilanjutkan dengan uji lanjut DMRT taraf 5%. Berdasarkan hasil penelitian dan setelah diuji statistik, disimpulkan bahwa interaksi pemberian limbah padat pabrik kelapa sawit dan pupuk NPK berpengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah anakan, berat basah rimpang, dan panjang rimpang dengan hasil terbaik pemberian limbah padat pabrik kelapa sawit 270 g/tanaman dan dosis pupuk NPK 8 g/tanaman.
