Etnobotani Pada Upacara Adat Pernikahan Suku Melayu Desa Bagan Punak Pesisir Kecamatan Bangko Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Lancang Kuning
DOI
Abstract
Etnobotani merupakan bentuk adaptasi yang dilakukan oleh suatu komunitas tradisional tertentu dalam memanfaatkan tumbuhan dan telah dilakukan dari generasi ke generasi. Penelitian ini dilakukan di Desa Bagan Punak Pesisir yang merupakan salah satu desa yang ada dikota Bagansiapiapi Kecamatan Bangko Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau dengan Mayoritas Suku Melayu. Tujuan Penelitian ini Untuk Mengetahui Jenis Tumbuhan, Bagian Tumbuhan, Cara penggunaan, dan Makna yang terkandung dalam Upacara Adat Pernikahan tersebut. Penelitian ini adalah penelitian survey yang dilaksanakan pada Bulan Desember 2023 di Desa Bagan Punak Pesisir, Kecamatan Bangko, Kabupaten
Rokan Hilir Provinsi Riau dengan mengunakan Tehnik Purposive sampling pada penentuan Sampelnya. Pada penelitian nya Etnobotani Tumbuhan untuk Upacara Adat Pernikahan di temukan 6 jenis tumbuhan dengan family yang berbeda-beda yaitu Poacea (Oryza sativa), Pandanaceae (Pandanus amaryllifolius), Zingiberaceae (Curcuma longa), Arecaceae (Cocos nucifera), Lythraceae (Lawsonia inermis), Rosaceae (Rosa hybrida). Bagian tumbuhan yang dimanfaatkan pada Upacara Adat Pernikahan terdiri dari 4 bagian yaitu Buah, Daun, Rimpang, Bunga. Bagian yang paling banyak dimanfaatkan yaitu Buah dan Daun sebesar 33,33% . Upacara Adat Pernikahan tersebut ialah Tepuk Tepung Tawar dan Malam Berinai dngan Makna yang terkandung sebagai ungkapan doa dan harapan kepada kedua calon pengantin.
