Analisis Risiko Bencana Kebakaran Hutan Dan Lahan Di Kecamatan Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan
| dc.contributor.author | Maryanto, Frisky | |
| dc.date.accessioned | 2026-09-22T07:00:08Z | |
| dc.date.issued | 2024 | |
| dc.description.abstract | Hampir setiap tahun, Provinsi Riau mengalami kebakaran hutan dan lahan. Setiap musim kemarau, hutan dan lahan di daerah tersebut dibakar. Kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan telah menyebabkan kabut asap yang meresahkan dan menyebabkan penyakit bagi warga. Ini sangat membahayakan penduduk Pelalawan dan daerah sekitarnya, terutama orang tua dan anak-anak yang memiliki daya tahan tubuh yang lemah dan harus menghirup asap dari kebakaran hutan (Firmansyah dan Sudiro, 2020). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat risiko kebakaran hutan dan lahan di kabupaten pelalawan, mengetahui sebaran titik panas (hotspot) di Kabupaten Pelalawan, dan mengetahui hasil validasi peta risiko bencana kebakaran hutan dan lahan terhadap titik panas (hotspot). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan analisis overlay dan validasi terhadap titik panas (Hotspot). Data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah data primer berupa wawancara kepada instansi terkait yaitu BPBD Kabupaten Pelalawan, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau, KPH Sorek Unit XXI, dan BMKG Provinsi Riau. Dan data sekunder berupa titik panas (hotspot), tutupan lahan, curah hujan, jenis tanah, dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Pelalawan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, maka dapat ditarik kesimpulan, risiko bencana kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan dikategorikan pada kelas rendah dan kelas sedang. Pada kelas rendah, risiko bencana kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan memiliki luas 46.285,72 Ha dengan persentase 39,1% dan luas kelas sedang adalah 72.103,07 Ha dengan persentase 60,9%. Dan hasil validasi titik panas dengan peta risiko kebakaran hutan dan lahan memiliki nilai akurasi sebesar 71,4%. Angka persentase tersebut menunjukan bahwa penelitian ini dianggap baik dan mewakili. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unilak.ac.id/handle/123456789/813 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Universitas Lancang Kuning | |
| dc.subject | FORESTRY, AGRICULTURAL SCIENCES and LANDSCAPE PLANNING | |
| dc.subject | kabut asap | |
| dc.subject | kebakaran hutan dan lahan | |
| dc.title | Analisis Risiko Bencana Kebakaran Hutan Dan Lahan Di Kecamatan Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan | |
| dc.type | Thesis |
