Sistem Informasi Geografis Untuk Analisis Banjir Bandang Menggunakan Qgis: Studi Kasus Kabupaten Agam
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Lancang Kuning
DOI
Abstract
Kabupaten Agam merupakan wilayah yang sering mengalami banjir bandang akibat curah hujan tinggi, kondisi topografi yang curam, dan perubahan penggunaan lahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kerawanan banjir bandang menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) dengan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) pada perangkat lunak QGIS. Metode AHP digunakan untuk menentukan bobot faktor-faktor yang mempengaruhi risiko banjir, seperti curah hujan, kelerengan, jalur sungai, penggunaan lahan, dan jalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daerah dengan kemiringan curam, curah hujan tinggi, dan perubahan penggunaan lahan yang tidak terkendali memiliki tingkat risiko banjir bandang yang lebih tinggi, dengan bobot tertinggi diberikan pada faktor curah hujan dan kelerengan. Dampak sosial ekonomi yang ditimbulkan meliputi kerusakan infrastruktur, kehilangan mata pencaharian masyarakat yang bergantung pada sektor pertanian dan perdagangan, serta terganggunya akses terhadap layanan pendidikan dan kesehatan. Pemetaan yang dihasilkan dapat menjadi referensi bagi pemerintah daerah dalam mitigasi bencana, perencanaan tata ruang, serta peningkatan kesadaran masyarakat terhadap risiko banjir bandang di Kabupaten Agam.
