Repository Unilak

Repository Unilak

Welcome To Repository Universitas Lancang Kuning

Photo by @inspiredimages

Communities in DSpace

Select a community to browse its collections.

Now showing 1 - 1 of 1

Recent Submissions

  • Item type:Item,
    Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Buah-Buahan Di Mandiri Swalayan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan
    (Universitas Lancang Kuning, 2023)
    Trisca, Indah
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh bauran pemasaran terhadap keputusan pembelian Konsumen Buah-buahan di Mandiri Swalayan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan skunder. Data primer yaitu data yang diperoleh melalui angket langsung pada objek yang diteliti, yaitu konsumen tahu sebagai sampel penelitian, dengan menggunakan daftar pertanyaan dalam angket dan data sekunder yaitu data yang diperoleh dan bersumber dari instansi/lembaga yang terkait dengan penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sampling insidental/accidental sampling yaitu teknik penentuan sampel berdasarkan kebetulan, yaitu siapa saja konsumen pembeli buah yang secara kebetulan bertemu dengan peneliti di Mandiri Swalayan dapat digunakan sebagai sampel, maka dapat ditarik berapa jumlah sampel yang akan dijadikan responden penelitian sebanyak 100 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa bagian dari bauran pemasaran yaitu produk, harga, tempat dan promosi mempunyai pengaruh terhadap keputusan pembelian buah-buahan di mandiri swalayan. Hal ini terbukti bahwa nilai koefisien determinasi (R-Square) yang digunakan untuk mengetahui persentase pengaruh variabel independen (X) terhadap variabel dependen (Y) sebesar 0,882. Hal ini berarti bahwa variabel produk, harga, tempat dan promosi dapat menjelaskan 88,2% dari keputusan pembelian dan sisanya yaitu sebesar 11,8% dipengaruhi oleh faktor-faktor yang tidak diteliti. Sedangkan untuk uji t yang paling dominan adalah variabel bebas yang mempengaruhi variabel terikat yaitu variabel harga yang memiliki nilai koefisien â (Beta) terbesar yaitu 0,856 dibandingkan dengan variabel bebas lainnya dan untuk uji Fhitung lebih besar dari FTabel (178,123 > 2,47) Sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel bebas produk, harga, promosi dan lokasi secara bersama-sama (simultan) berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian.
  • Item type:Item,
    Pegaruh Pemberian Pupuk Organik Cair GDM Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Kacang Tanah ( Arachis Hypogea L. )
    (Universitas Lancang Kuning, 2023)
    Ashifa, Ilham
    Kacang tanah (Arachis hypoge L.) merupakan komoditas agrobisnis yangbernilai ekonomi cukup tinggi dan merupakan salah satu sumber protein dalam pola pangan penduduk Indonesia. Kebutuhan kacang tanah dari tahun ke tahun terusmeningkat, namun produksi ini belum bisa memenuhi permintaan pasar yang selalumeningkat, oleh sebab itu diperlukan upaya peningkatan produksi. Tujuan penilitian ini adalah mengetahui pengaruh dan mendapatkan konsentrasi POC GDM yang baik terhadap pertumbuhan dan produksi TanamanKacang Tanah (Arachis hypogea,L.). Penelitian ini dilaksanakan secara eksperimendengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan4ulangan yaitu D0 (tanpa perlakuan), D1 (POC GDM 4 cc/l air), D2 (POCGDM8cc/lair), D3 (POC GDM 12 cc/l air), D4 (POC GDM 16 cc/l air). Jumlah satuanpercobaan 20 plot terdiri dari 16 tanaman dan 4 tanaman sebagai sampel. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa aplikasi pupuk organik cair GDM terhadap pertunbuhan dan produksi tanaman kacang tanah memberikanpengaruh nyata terhadap seluruh parameter yaitu tinggi tanaman, berat brangkasanbasah kacang tanah, berat polong pertanaman, berat biji kering pertanaman,berat 100biji. Hasil terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kacang tanah adalahperlakuan D4 (POC GDM 16 cc/l air).
  • Item type:Item,
    Interaksi Pupuk Bokashi Dan Pupuk Npk Mutiara Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Tomat Ceri (Solanum Lycopersicum Var. Cerasiforme)
    (Universitas Lancang Kuning, 2024)
    Wijaya, Fitra
    Tomat merupakan salah satu jenis sayuran yang sangat dikenal oleh masyarakat. Salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas tomat adalah dengan penambahan bahan organik ke dalam tanah. Salah satu pupuk organik yang di gunakan adalah pupuk bokashi . Bokashi merupakan salah satu jenis pupuk yang bisa menggantikan peranan pupuk kimia (anorganik) dalam menambah dan mempertahankan kesuburan tanah serta memperbaiki sifat fisik, biologi, dan kimia tanah yang di sebabkan oleh proses pemupukan yang berlebihan Pupuk NPK Mutiara 16:16:16 Pupuk ini terdiri dari unsur N (Nitrogen) dengan kandungan 16 %, P (Fosphor) dengan kandungan 16%, dan K (Kalium) dengan Kandungan 16%. Fungsi dan manfaat pupuk NPK 16:16:16 adalah untuk memacu perkembangan dan pertumbuhan akar, batang, tunas dan daun. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui interaksi dan mendapatkan konsentrasi terbaik antara bokashi dan pupuk NPK mutiara terhadap produksi dan hasil tanaman tomat Ceri (Solanum lycopersicum var. cerasiforme). Penelitian ini telah dilaksanakan dikebun percobaan Fakutas Pertanian Universitas Lancang Kuning, dari bulan Maret – Mei 2024. Dilaksanakan secara eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) factorial, terdiri dari dua faktor yaitu B (Bokashi) terdiri dari 3 taraf, dan faktor N (NPK Mutiara) terdiri dari 3 taraf, dan 3 ulangan. Jumlah satuan percbaan sebanyak 27 plot, setiap plot terdiri dari 3 tanaman dan 2 tanaman sebagai sampel, sehingga keseluruhan tanaman adalah 27 x 3 = 81 tanaman. Hasil analisis sidik ragam menunjukkan bahwa adanya interaksi pupukbokashi dan NPK Mutiara berpengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan, (tinggi tanaman, jumlah cabang produktif, jumlah buah pertanaman,berat buah pertanaman dan diameter buah pertanaman). Dan hasil uji lanjut dapat diketahui bahwa intraksi Bokashi dan NPK Mutiara berbeda nyata terhadap semua perlakuan. Perlakuan terendah pada B0N0 (Tanpa peberian Bokashi dan NPK Mutiara), dan perlakuan tertinggi terdapat pada B2N2 (Pemberian pupuk Bokashi 1000 g/tanaman dan NPK Mutiara 30 g/tanaman.
  • Item type:Item,
    Respon Pertumbuhan Bibit Kelengkeng (Dimocarpus Longan) Akibat Interaksi Ekstrak Taoge Dan Sekam Padi Pada Media Tanam Tanah Pmk (Podzolik Merah Kuning)
    (Universitas Lancang Kuning, 2024)
    Usman, Fazli
    Tanaman kelengkeng (Dimocarpus longan) merupakan salah satu komoditi perkebunan yang memiliki prospek sangat baik dikembangkan oleh petani khususnya di Provinsi Riau. Produksi kelengkeng di indonesia sekitar 25,5 ton/ha pertahunnya, nilai ini masih dibawah potensi produksi yaitu 36 ton/ha pertahunnya. Persiapan pembibitan akan menetukan sistem pembibitan yang akan dipakai dengan melihat keuntungan dan kerugian secara komprehensif. Selain itu pemeliharaan pembibitan merupakan faktor utama yang menentukan keberhasilan produksi tanaman kelengkeng yang akan diperoleh dari bibit tanaman kelengkeng yang baik dan bermutu. Pemupukan pada fase pembibitan kelengkeng merupakan salah satu faktor penting karena akan mempengaruhi terhadap kualitas dan kuantitas serta ketahanan tanaman, Ekstrak taoge merupakan pupuk organik yang baik karena kandungan fosfor nya yang tinggi. Ekstrak taoge dapat digunakan sebagai media kultur jaringan karena mengandung berbagai hara, vitamin, karbohidrat dan zat pengatur tumbuh yaitu auksin. Tauge mengandung zat pengatur tumbuh auksin yang berfungsi sebagai stimulan dalam memperlancar proses metabolisme sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui respon bibit kelengkeng (Dimocarpus longan) akibat interaksi ekstrak taoge dan sekam padi pada media tanam tanah PMK (Podzolik merah kuning). Penelitian ini di laksanakan secara eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial, yang terdiri dari dua faktor yaitu Ekstrak Taoge (T) yang terdiri dari 3 (tiga) taraf, dan faktor kedua adalah Sekam Padi (P) yang terdiri 3 (tiga) taraf, sehingga terdapat 9 kombinasi perlakuan. Setiap kombinasi perlakuan terdiri dari 3 (tiga) ulangan, maka di peroleh 27 unit percobaan. Dalam satu unit percobaan terdiri 3 tanaman percobaan maka terdapat 81 tanaman. Adapun faktor yang akan diteliti adalah Faktor T dengan 3 taraf yaitu T0: Tanpa pemberian ekstrak taoge, T1: Pemberian ekstrak taoge 100 ml/l/tanaman, T2: Pemberian ekstrak taoge 200 ml/l/tanaman , dan Faktor P dengan 3 taraf yaitu P0 : Tanpa sekam padi, P1: Pemberian sekam padi 50%+50% tanah PMK = 1:1, P2 : Pemberian sekam padi 25%+75% tanah PMK = 1:3. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan yaitu interaksi ekstrak taoge dan sekam padi dan media tanam tanah PMK terhadap pertumbuhan tanaman bibit Kelengkeng (Dimocarpus longan) berpengaruh nyata pada parameter tinggi tanaman, panjang daun, jumlah daun, diameter batang, panjang akar, dan jumlah cabang.. Interaksi perlakuan T2P1 (pemberian ekstrak taoge 200 ml/ltanaman dan media tanam sekam padi 50%+50% tanah PMK) menunjukkan hasil terbaik pada parameter tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, dan jumlah cabang.
  • Item type:Item,
    Interaksi Pemberian Pupuk Solid Kelapa Sawit Dan Bio Boost Terhadap Pertumbuhan Bibit Tanaman Rosela (Hibiscus Sabdarifa L)
    (Universitas Lancang Kuning, 2023)
    Agustinus, Fajar Gemilang
    Tanaman rosela (Hibiscus sabdarif a) merupakan tanaman herba yangmemiliki keunggulan baik dari segi estetika maupun manfaat. Biasanya digunakan sebagai bahan obat, pewarna dan seduhan minuman, bagian yang digunakanbiasanya adalah bunganya. Sentra rosela berada di jawa timur dan jawa tengahseperti kediri, blitar, dan sekitarnya. Untuk di Riau permasalahan dalammembudidayakan rosela terdapat pada kondisi tanahnya. Tanah di Riau umumnya merupakan tanah Podsolik Merah Kuning (PMK) yang rendah akan kandunganharanya. Bahan ameliorasi yang digunakan adalah solid kelapa sawit danditambah pupuk organik cair Bio Boost. Tujuan dari penelitian ini adalah untukmengetahui pengaruh interaksi dan mendapatkan dosis terbaik solid kelapa sawit dan konsentrasi Bio Boost terbaik terhadap pertumbuhan tanaman rosela. Penelitian ini dilaksanakan secara eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial, yang terdiri dari dua faktor yaituA(Solid Kelapa Sawit) yang terdiri dari 3 taraf, dan faktor B (pupuk Bio Boost) yang terdiri dari 3 taraf, dan masing-masing terdapat 3 ulangan, 27 plot, setiapplot terdiri dari 3 tanaman dan 2 tanaman sebagai sampel, sehingga total tanamanadalah 81 tanaman. Data hasil pengamatan dianalisa secara statistic, apabila F hitung lebih besar sama dengan F tabel 5% maka dilanjutkan uji DuncanNewMultiple Range Test ( DNMRT) pada taraf 5%. Dapat disimpulkan bahwapemberian solid dan Bio Boost berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter pengamatan yaitu tinggi tanaman, jumlah cabang, akar lateral, diameter batang. Perlakuan terbaik terdapat pada perlakuan A2B2 yaitu pemberian solid150g/polybag dan Bio Boost 30 ml/l air.