Communities in DSpace
Select a community to browse its collections.
Recent Submissions
Item type:Item, Pengaruh Nilai Durabilitas Dengan Pemanfaatan Aspal Karet Alam Dan Zeolite Dengan Campuran Hangat Pada Lapisan Ac-Wc(Universitas Lancang Kuning, 2024)Alferonius, DiosLapis perkerasan adalah bagian terluar dari struktur jalan yang langsung menerima beban lalu lintas dan berfungsi sebagai permukaan yang kokoh untuk kendaraan. Peningkatan kualitas jalan dapat dilakukan dengan peningkatan kualitas dari lapis perkerasan yang di gunakan dalam perkerjaan lapis perkerasan lentur. Salah satu Jenis nya yakni lapis AC-WC. Maka dilakukan penelitian untuk meningkatkan nilai durabilitas tersebut dengan menggunakan aspal karet alam dengan menambahkan zeolite sebagai bahan tambah untuk meningkatkan nilai durabilitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh nilai durabilitas campuran aspal aspal karet alam dengan penambahan zeolite pada lapis perkerasan jalan AC-WC sebagai bahan tambah pada pencampuran. Dimana variasi kadar zeolite yang digunakan mulai dari 0%,0,5%,1%,1,5%,2% dan 2,5% dengan suhu perendaman 60°C dengan lama perendaman 24jam. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini nilai durabilitas terbaik di dapatkan pada kadar zeolite 1% sebesar 91% kadar zeolite 1,5% sebesar 92% kadar zeolite 2% sebesar 94% dan kadar zeolite 2,5% sebesar 95%. Sehingga memenuhi Spesifikasi Bina Marga 2018 Revisi II Tahun 2020. Sedangkan pada kadar zeolite 0% dan 0,5% mengalami penurunan sebesar 86% pada kadar zeolite 0% dan 87% pada kadar zeolite 0,5%. Kesimpulan pada penelitian pengaruh nilai durabilitas pada campuran aspal karet alam dan zeolite dengan campuran hangat pada lapisan ACWC adalah semakin banyaknya kadar zeolite yang digunakan pada variasi 0% sampai 2,5% akan mempengaruhi dari nilai IKS atau indek kekuatan sisa yang di peroleh akan semakin meningkat.Item type:Item, Evaluasi Kinerja Simpang Bersinyal ( Studi Kasus : Jalan Kaharudin Nasution – Jalan Tengku Bey )(Universitas Lancang Kuning, 2024)Al Fachry, DickyPada Simpang Jl. Kaharuddin Nasution – Jalan Tengku Bey merupakan persimpangan yang mempunyai tingkat pelayanan arus seret dan tidak stabil terutama pada jam puncak, hal ini terlihat dari panjang antrian. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis waktu siklus simpang pada kondisi eksisting dan memberikan rekomendasi perbaikan waktu siklus simpang tiga. Metode yang digunakan untuk analisis kinerja lalu lintas simpang dengan metode Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI 2023). Data primer pada penelitian adalah volume lalu lintas, kondisi geometrik simpang, dan waktu siklus. Sedangkan data sekunder pada penelitian ini adalah data jumlah penduduk, data jumlah pertumbuhan kendaraan. Pengambilan data dilakukan 3 hari. Senin, rabu, dan sabtu.Hasil analisis yang didapat pada penelitian ini adalah dengan jumlah volume kendaraan yang didapat sebesar 23,588 smp/jam, kapasitas simpang (C) rata – rata 688 smp/jam, nilai derajat kejenuhan (DJ) Rata- rata 0,764, tundaan lalulintas (DT) rata – rata 64,5 det/skr, tundaan geometri (DG) rata – rata 3,9 det/skr, tundaan rata-rata (D) 68,5 det/skr. Berdasarkan penelitian dan hasil yang didapat terdapat rata – rata tundaan sebesar 68,5 det/skr dan panjang antrian rata rata sebesar 93 m, dan untuk jumlah henti didapat nilai (NQ) sebesar 19,626 skr/jam. Kesimpulan yang didapat menunjukan bahwa volume lalu lintas pada simpang yang bersangkutan dikategorikan pada tingkat pelayanan F dengan karakteristik arus Seret,dan kecepatan yang digunakan rendah.Item type:Item, Perencanaan Traffic Light Pada Simpang Tak Bersinyal Jalan Air Hitam Dan Jalan Garuda Sakti Kota Pekanbaru(Universitas Lancang Kuning, 2025)Putra, Azharul Aswad PerdanaSimpang Jalan Air Hitam dan Jalan Garuda Sakti di Pekanbaru merupakan salah satu titik dengan volume lalu lintas tinggi yang sering mengalami konflik antar pengguna jalan, terutama pada jam sibuk. Tidak adanya Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) menyebabkan kemacetan dan meningkatkan risiko kecelakaan. Tujuan penlitian adalah untuk merencanakan sistem traffic light guna meningkatkan kelancaran, keselamatan, dan efisiensi lalu lintas di persimpangan tersebut. Analisis dilakukan berdasarkan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI 2023). Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume lalu lintas tertinggi terjadi pada Senin, 4 November 2024 pada jam 16.00-17.00 dengan total kendaraan 10683 kendaraaan/jam. Perencanaan dengan pengaturan 2 fase didapatkan waktu siklus sebesar 55 detik, yang berada dalam batas waktu siklus layak, yaitu 40 - 80 detik. Derajat kejenuhan yang diperoleh adalah 0,80 (<0,85), menunjukkan bahwa arus lalu lintas belum mendekati arus jenuh. Selain itu, tundaan rata-rata yang dihasilkan adalah 19,74 detik/smp, yang menunjukkan tingkat pelayanan dikategorikan arus masih baik. Sementara itu, perhitungan dengan pengaturan 3 fase menunjukkan hasil yang tidak optimal, dengan waktu siklus sebesar 210 detik, jauh dari batas siklus layak. Hal ini menunjukkan bahwa sistem 3 fase tidak sesuai untuk diterapkan di persimpangan ini. Dengan demikian, hasil penelitian menyimpulkan bahwa pengaturan 2 fase merupakan solusi yang baik dalam meningkatkan kinerja lalu lintas di persimpangan Jalan Air Hitam dan Jalan Garuda Sakti. Sistem ini memberikan keseimbangan antara efisiensi waktu siklus, derajat kejenuhan yang terkendali, serta tundaan yang rendah.Item type:Item, Disain Dan Analisis Alat Monitoring Pengendalian Nilai Tahanan Tanah Di Gerbang Tol Pekanbaru-Dumai(Universitas Lancang Kuning, 2025)Zuhari, AkmalPada instalasi listrik perlu diperhatikan kehandalan instalasi dan keamanan perangkat yang terhubung ke jaringan listrik dan penggunanya. Sistem pentanahan adalah suatu sistem yang digunakan untuk menghubungkan peralatan listrik atau sebuah instalasi dengan tanah yang memiliki tujuan mengalirkan arus gangguan ke tanah. Semakin kecil nilai pentanahan maka kemampuan mengalirkan arus gangguan ke tanah semakin baik, sehingga arus gangguan tidak mengalir ke peralatan dan tidak membuat dampak kerusakan pada peralatan. Desain dan analisis alat monitoring serta pengendalian nilai tahanan tanah bertujuan untuk memastikan bahwa nilai tahanan tanah tetap berada dalam batas yang sesuai dengan standar keselamatan. Uji coba dilakukan pada Tol Pekanbaru-Dumai yaitu pada Gerbang Tol Minas. Komponen utama yang digunakan meliputi Arduino Mega 2560, sensor arus ACS712A, sensor tegangan ZMPT101B, RTC DS3231, LCD 20x4, dan relay dan ESP 32. Pengujian perangkat dilakukan selama 6 jam, menghasilkan data nilai tahanan tanah menggunakan alat yang dibandingkan dengan earth tester. Hasil menunjukkan rata-rata persentase error sebesar 5,26%, memberikan akurasi pengukuran sebesar 94,74%. Sistem juga dilengkapi pembacaan kelembaban tanah, yang berperan dalam memantau nilai tahanan tanah. Penurunan nilai tahanan dilakukan dengan menambahkan zat aditif berupa garam dan arang, sehingga nilai tahanan tanah menurun dari 10,06 Ohm menjadi 5,04 Ohm, nilai yang didapatkan ini memenuhi standar yang ditetapkan yaitu PUIL < 5 Ohm. Perhitungan tegangan sentuh dan tegangan langkah dengan hasil masing-masing sebesar 135,954 Volt dan 141,981 Volt, yang memenuhi standar IEEE-80. Kesimpulannya, sistem yang dirancang efektif untuk monitoring dan perbaikan nilai grounding serta memenuhi standar keamanan yang berlaku.Item type:Item, Analisis Pengaruh Penambahan Recloser Terhadap Pengaturan Rele Ocr Dan Gfr Pada Sistem Distribusi Penyulang Bacan Di Pt. Pln Ulp Pangkalan Kerinci(Universitas Lancang Kuning, 2025)Muharram, AfriskiBerdasarkan data jumlah gangguan dan lama pemadaman pada statistik PT. PLN (PERSERO) ULP Pangkalan Kerinci pada tahun 2019 hingga tahun 2023, gangguan yang terjadi mengalami peningkatan. Cara yang bisa dilakukan untuk memperkecil daerah yang terkena gangguan adalah melakukan penambahan recloser dengan koordinasi pengaturan rele Over Current Relay (OCR) dan Ground Fault Relay (GFR) yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan recloser terhadap pengaturan rele OCR dan GFR pada sistem distribusi Penyulang Bacan PT. PLN (PERSERO) ULP Pangkalan Kerinci. Dan perhitungan setting rele OCR dan GFR pada recloser baru yang akan dipasang untuk mengetahui koordinasi sistem proteksi Penyulang Bacan PT. PLN (PERSERO) ULP Pangkalan Kerinci.. Penyulang Bacan memiliki recloser Gondai sebagai alat proteksi pada ujung jaringan dengan nilai pengaturan Over Current Relay (OCR) = 140 Amper, TMS = 0,7, dan t = 0,03 detik dan untuk nilai Ground Fault Relay (GFR) = 4 Amper, TMS = 0,1, dan t = 0,06 detik. Lalu, dilakukannya penambahan recloser baru di ujung jaringan maka pengaturan alat proteksi pada ujung jaringan mengalami perubahan dengan pengaturan nilai Over Current Relay (OCR) = 236,25 Amper, = 4,725 Amper, TMS = 0,2, dan t = 0,9 detik dan untuk nilai Ground Fault Relay (GFR) = 4,056 Amper, = 0,05 Amper, TMS = 0,7, dan t = 1 detik dengan kurva Standar Invers.

